Monday, December 22, 2014


Cafe baru di bilangan Johar Nurhadi (belakang Telkomsel & Bethesda) ini asik sekali tempatnya. Kecil namun hangat. Kami menghabiskan santai sore pada hari Jum'at bersama disini. Range harga di babo berkisar dari sepuluh ribu hingga tujuh puluh lima ribu. Dengan ragam menu aneka snack, makan berat, sup, pasta dan waffle.

 

Kami pesan dua menu berat, yaitu spgahetti aglio olio & chicken waffle sandwich. Aglio olio seperti biasa, berminyak sedikit asin dan pedas berpadu. Teksturnya al dente. Lumayan. Namun waffle sandwichnya luar biasa. Bisa dibilang salah satu yang terenak pernah saya coba. Awalnya saya ragu antara kombinasi sandwich dengan waffle ini. Ternyata justru penggunaan waffle menjadikan teksturnya lebih kenyal dan crispy di pinggiran membuat saya lebih suka seperti ini ketimbang roti sandwich biasa. Dengan isi ayam gurih, sayur segar dan keju cheddar, rasa dan kenyangnya makan waffle sandwich di Babo, sempurna!


Ditutup dengan coconut ice plus topping. Coconut ice cream dilumuri dengan nangka dalam buah nanas yang bisa dikeruk buahnya. Nikmat sekali, perpaduan segar eskrim bersatu dengan buah nanas. Belum lagi manis eskrim gabung dengan manis nangka. Top top dessert!


Minuman yang direkomendasikan di buku menu adalah strawberry virgin mojito. Saya ikut dengan buku menu dan hasilnya cocok untuk udara panas. Namun selang berapa lama kemudian cuaca jadi hujan dan caffe latte menjadi pilihan yang lebih tepat.

---------------------------

Babo Cafe

Jalan Johar Nurhadi

Chicken Waffle Sandwich: 38k
Spaghetti Aglio Olio: 35k
Coconut Ice Cream + Topping: 26k
Strawberry Virgin Mojito: 15k
Caffe Latte: 18k

Sunday, December 21, 2014


Lokasinya susah-susah gampang. Sekilas kalau melaju di Mangkubumi pasti tidak akan terlihat karena tidak ada plangnya. Namun kalau perlahan dari tugu ke selatan, maka dalam jarak lima puluh meter saja pasti bisa kelihatan kalau ada Beans Lab Coffee di timur jalan. Untuk pengguna motor parkir tidak usah khawatir disini, namun bagi yang membawa mobil slotnya terbatas.


Sesuai dengan namanya Beans Lab, tempat ini seperti laboratorium kopi. Tenang, bukan seperti lab yang bau, kumuh, dan mengerikan maksud saya. Melainkan tempat ini memang mengerti banyak tentang kopi dan bersedia mengajarkan dan menjelaskan bagi penikmat kopi. Bagi yang meminum single origin bisa minta untuk di brew di meja agar bisa ikut belajar mennyeduh kopi. Ada beberapa teknik manual brewing yang bisa dilakukan yaitu v-60, chemex, kalita, syphone, aeropress, vietnam drip dan french press. Yang pernah saya lihat pembuatannya disini adalah kalita, karena menurut baristanya kopi yang diseduh dengan kalita akan terasa lebih smooth dan wangi. Selain itu saya juga pernah coba vietnam drip. Kalau yang ini pasti sudah pada tahu kan, dan pastinya manis pakai susu kental.

yogyakarta latte

Mereka punya biji kopi yang lengkap dari penjuru nusantara. Sebut saja Toraja, Pakpak, Kalosi, Gayo, Lintong, Mandailing dan lain lain. Namun andalannya disini adalah sumatra peaberry & lasuna. Bagi yang ingin kopinya "macam-macam" ada pilihan lainnya. Seperti Yogyakarta latte, kopi yang satu ini punya campuran jahe dan kayumanis. Wangi banget dan mantep untuk cuaca di Jogja yang lagi sering hujan. Selain itu juga ada blackponny, coldbrew dengan campuran lemon. Jadinya segar! 

beans berry milkshake

Non kopi ada hot chocolate, disajikan dengan marshmellow ini juga cocok untuk melewati hujan. Selain itu ada berbagai macam pilihan teh, orange juice dan beans berry milkshake. Untuk milkshakenya seger, pas buat cuaca panas. Campuran susu anggur dan strawberry.

Walaupun kecil, tempat ini bisa meredam hingar bingar kota Jogja. Memiliki colokan dan wifi yang lancar menjadi nilai plus selain minumannya yang mantap. Saya sangat betah sekali untuk mampir lagi dan lagi kemari.

-----------------------------

Beans Lab Cafe

Indonesia Specialty Coffee: 15k
Indonesia Arabica Single Origin: 10k
Yogyakarta Latte: 27k
Blackponny: 20k
Hot Chocolate:20k
Beans Berry Milkshake: 20k

Suatu siang saya terlibat pembicaraan yang memerlukan keseriusan tingkat tinggi dan menyangkut hidup banyak orang. Saking pentingnya pembicaraan ini, tidak mungkinlah kalau lobi-lobi dilaksanakan di tempat ecek-ecek. Harus berkelas, minimal di hotel gitu. Tempatnya juga harus lega, karena bahaya jika pembicaraan ini bocor ke kuping oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadi akhirnya saya memutuskan diskusi berlanjut ke kayumanis coffee shop hotel tentrem.


Kira-kira beginilah view kayumanis coffee shop. Tepat menyatu dengan lokasi kolam renang hotel tentrem. Tempatnya santai. Tapi kalau perlu colokan harus deket-deket tembok dengan kursi yang lebih kaku ga sesantai poolside.

 

Menu-menu snack di kayu manis tidak banyak. Tetapi semuanya khas Indonesia. Harga snacknya rata-rata dua puluh lima ribu rupiah. Kalau menurut saya menu snacknya masih perlu ditambah dengan sesuatu yang unik. Ketika saya tanya apa yang direkomendasikan mereka pilihkan pisang goreng. Pisang gorengnya hanya bisa saya beri nilai lumayan. Tepungnya bagus, coklatnya hangat dan bisa dicocol keju, hanya saja rasanya kurang greget. Btw, setiap pembelian akan dapat complimentary dish keripik singkong. 


Kunyit Asam Punch (kiri) & Sido Muncul Punch (kanan)

Wajib coba disini adalah minumannya yang unik. Kami coba kunyit asam punch dan sido muncul punch. Keduanya segar namun dengan karakter yang beda. Kunyit asam, dengan bahannya yang sudah pasti ditambah dengan soda dan mint! Saya tidak menyangka kombinasi jamu dan soda akan masuk sebelumnya. Ternyata tetap segar, dan semoga saja tetap menyehatkan. Buat yang takut jamu boleh coba sido muncul punch, kali ini segarnya juicy karena campuran dari jus jambu, peach dan beberapa buah lainnya. Cocok banget buat santai sore.


Kunjungan saya di kayu manis coffee shop ditutup dengan dua scoop es krim tolak angin. Apa? Tolak angin jadi es krim? Ya, kamu tidak salah baca. Walaupun terdengar seperti mustahil es krim ini justru sangat menyenangkan sekali. Awalnya akan terasa bau herbal dan pedas, namun setelah itu rasanya berganti jadi seperti campuran karamel-kopyor-vanila dengan after taste segar seperti setelah minum tolak ingin. Wajib coba bila kemari! Es krim ini tidak ada di buku menu, pastikan anda menanyakan langsung ketika memesan.

--------------------------------------

Kayu Manis Coffee Shop

Lower Ground Hotel Tentrem

Pisang Goreng: 25k
Sido Muncul Punch: 42k
Kunyit Asam Punch: 38k
Es Krim Tolak Angin: 30k








Sate klathak memang nikmat. Apalagi bagi penggemar kambing macam saya ini. Kali ini kami mendaratkan diri di sate klathak pak jeje bawah fly over jombor. Tempatnya agak terpencil dia bisa kelihatan kalau kamu dari utara ambil ke timur.


Menunya di pak jeje lengkap semua bagian kambing. Dari daging, jeroan, tulang, ampe kaki dan kepala juga bisa direquest! Tinggal bumbunya aja yang ngebedain. Mau jadi klathak, gule, apa tongseng. Karena tempat ini khasnya klathak ya kita bahas klathaknya dulu deh. Pak jeje menurut saya klathaknya empuk coy! yang buat unik dan beda klathak disini dikasih kuah kecap dengan potongan bawang dan cabe, wah udah kaya martabak kubang aja nih. Tapi asik juga sih biar sekali-sekali coba klathak yang beda.


Selain itu ada balungan. Yang ini kuah kecapnya udah dipaduin ke gule. Jadinya manis gurih spicy. Sayangnya walaupun kuahnya maknyus, balungannya dikit banget dan kurang besar. Jadinya agak sulit sedikit gigit-gigitnya.


Terakhir ada gule. Kuahnya masih sama kaya yang lain. Mantap! Tapi dagingnya agak pahit, mungkin cucinya kurang lama. Saran saya kalau kesini pesan klathaknya, memang paling recommended!

----------------------

Sate Klatak Pak Jeje

Bawah Fly Over Jombor
Arah Utara ke Timur

Balungan: 14rb
Gule: 12rb
Sate Klathak: 11rb



Friday, December 19, 2014


Wah udah ga ngerti lagi deh sama namanya, kekinian abis. Saya juga baru berani kemari setelah tahu kalau ternyata menu-menunya khas Palembang. Kalau ga tau, ya saya cuma bisa berasumsi yang macem-macem di kepala. :))


Ini nih menunya, ada nasi gemuk, pindang patin, mie celor, pempek. Semua khas Sumsel. Padahal kalau nama rumah makannya dijadiin lebih berbau Palembang atau Sumatera Selatan mungkin bisa lebih menarik. Apa coba hubungan cabe-cabean sama Palembang?


Yaudah skip tentang nama. Sekarang bahas makanannya. Saya penggemear makanan daerah asli nusantara. Kehadiran cabe-cabean menyenangkan karena saya jadi bisa coba menu Sumatera Selatan. Salah satunya pindang patin ini. Saya belum pernah menemukan rumah makan selain disini yang jual pindang patin di Jogja. Pindang patin memiliki keukatan di kuah. Dimana kuah harus segar dan pedas, dengan samar-samar manis. Penggunaan nanas di pindang patin cabe-cabean menurut saya membuat rasa kuah jadi semakin asik, tapi ini karena selera pribadi sih saya suka semua olahan nanas.


Menu selanjutnya ada mie celor. Mie dengan kuah kental gurih berbahan santan dan kaldu udang pakai topping udang dan telur. Kalau penggemar mie boleh dicoba. Kalau doyan pedas jangan lupa tambahkan cabenya. Tekstur mienya mirip dengan spaghetti. 

----------------------------------

Cabe Cabean

Jalan Pandega Marta
(Minimarket Laras, ke utara 50m)

Mie Celor Spesial: 12rb
Pindang Patin: 10rb

Sunday, December 14, 2014


Salah satu warung soto yang eksistensinya sudah tidak diragukan lagi, dilihat dari bangunan yang bernuansa tradisional ketika kita pertama kali mendatangi warung ini kita pasti akan beranggapan kalau tempatnya sudah berusia puluhan tahun. Benar memang karena menurut informasi yang saya dapat warung soto Pak Sholeh sudah berdiri sejak tahun 1952, tidak heran jika para penggemar dari soto Pak Sholeh datang dari usia yang sangat matang, seperti yang saya temukan ketika berkunjung ke sini.


Ketika memasuki ruangan dalam warung aroma kaldu sapi langsung bisa tercium yang secara otomatis langsung meningkatkan gairah makan kita. Soto Pak Sholeh dihidangkan dengan potongan daging sapi yang ukurannya besar dengan isian berupa tauge, kubis dan taburan daun seledri serta bawang goreng. Rasa kuah yang sedap khas kaldu sapi membuat kesegaran soto sangat terasa, serta tidak terlalu banyak bumbu membuat rasanya ringan di lidah sehingga cocok untuk menu sarapan.


Jika potongan dagingnya dirasa masih kurang kita bisa menambahkan porsi daging yang lebih besar, atau jika pengen paru, iso dan babat di sini juga tersedia dengan tambahan harga 13.000, lebih mahal dari semangkok sotonya sendiri hehe.




Soto Sapi Pak Sholeh

Soto                  12.000
Daging, paru dll 13.000

Jalan. Wiratama no. 84, Yogyakarta.




Menu lotek yang satu ini tidak dijual di sebuah tempat makan yang lengkap dengan meja makan dan kursi seperti lotek yang lain, tetapi Bu Mur sang penjual yang selalu ramah dengan pembelinya ini menjajakan loteknya di sebuah gerobak yang mangkal di daerah Kranggan, dengan bangku panjang yang disediakan untuk duduk para pembelinya, ya agak mirip dengan angkringan lah.



Ketika memesan kita akan ditanya berapa jumlah cabe yang diinginkan, Bu Mur akan senantiasa mengulegnya untuk kita, kalo saya yang doyan banget pedes sih cukup 7 cabe aja hehe.
Ketika mencicipi bumbu loteknya terasa manis jadi cabe saya yang jumlahnya 7 tadi rasanya ketutup sama bumbu tersebut membuat sensasi pedasnya sedikit berkurang, mungkin karena beliau terlalu banyak membubuhkan gula jawa. Kalau ada yang nggak suka manis bisa request gula jawanya dikurangin seperti teman saya. Sepiring lotek kita akan ditemani kerupuk yang lumayan banyak jadi sensasi kriuk kriuknya dapet deh. Dan satu lagi, taburan bawang gorengnya melimpah banget jadi loteknya terasa lebih gurih.




Lotek Bu Mur Kranggan

Lotek 12.000

Jalan AM. Sangaji (seberang Pop! Hotel)

Soto adalah menu yang banyak dipilih untuk disantap ketika sarapan, maka tidak jarang kita menemukan warung makan yang menyediakan hidangan ini, salah satunya tempat yang saya kunjungi kali ini. Walaupun warung Pak Ngadiran lokasinya terletak di dalam komplek perumahan namun namanya sudah banyak disebut ketika mengacu pada menu soto, hal tersebut turut mengundang rasa penasaran saya akan cita rasanya.



Di dalam mangkuk soto ini terdapat potongan daging sapi yang gak pelit, justru lumayan banyak jadi kesan soto sapinya sangat terasa tidak sekedar embel-embel doang, kuahnya juga segar walau rasa dari kaldu sapinya tidak begitu kentara, porsinya juga pas untuk membuat perut kenyang di pagi hari.



   

Warungnya menggunakan sistem semi self-service jadi minum sama gorengannya ngambil sendiri di tempat yang sudah disediakan, kalau pengen menambah variasi rasanya bisa menambahkan sambel yang terbuat dari cabe hijau pada kuahnya, tipe sambelnya yang soft tidak akan membuat mulut kita kepedesan kok.



Soto Sapi Pak Ngadiran

Soto 8.000
Gorengan 1.000

Jl Sancaka CT VII/120B Karanggayam.

Thursday, December 11, 2014


Sekarang kalau ngidam sate klathak ga perlu jauh-jauh lagi ke Bantul, di Nologaten aja ternyata ada. Baru berdiri selama sekitar setahun Sate Klathak Pak JeDe mencoba menghadirkan warung tradisional yang ndeso tapi tetap nikmat dan otentik. Mereka mengambil juru masak yang memang sudah berpengalaman sebelumnya dari Bantul untuk ditarik ke tengah kota. Beberapa public figure pernah datang makan kesini. Saya pun jadi senang dengan kehadiran Sate Klathak Pak JeDe, untuk menjamu tamu yang kebetulan waktunya sempit tapi tetep pengen nyobain sate klathak bisa saya bawa kemari.


Sate Klathak Pak Jede menggunakan kambing khusus asal Temanggung. Kambing khas Temanggung dipercaya memiliki bau prengus yang dipercaya menambah gairah makan. Begitu saya coba potongan sate klathaknya besar. Kuahnya pun lebih gurih dengan jeroan kambing. Waktu kesana saya dapat paru dan lemak di kuahnya. Hmmm, yummy!


Untuk yang ingin rasa lebih manis namun tetap khas Jogja maka bisa coba kicik. Potongan daging kambing. Kicik bercita rasa manis di daging, gurih di kuah. Dengan dagingnya yang lembut, dipadukan dengan nasi maka bakal berpadu sempurna. Mantap.


Namun favorit kami jatuh pada tengkleng. Tengkleng di Pak JeDe luar biasa.... Kalau bisa dibilang, ini salah satu tengkleng terenak yang pernah saya coba di Jogja. Berkualitas karena banyak yang bisa digigit dari tengklengnya dan tidak alot. Ukuran tengklengnya besar, sudah dipilihkan yang terbaik dari pasar. Kalau lagi nyobain tengkleng ini, wah udah jangan jaim jaiman, gausah pake sendok! Langsung aja pakai tangan comot dan gigit hingga tak bersisa. Saya sempat terpikir untuk menambah porsi tengkleng lagi, namun harus mengurungkan niat karena sudah makan kicik dan klathak juga. Hahaha.


Sate Klathak Pak JeDe juga menawarkan fasilitas parkir yang luas. Jadi jangan takut bagi yang membawa mobil, di halaman belakang Pak JeDe ada tempat parkir luas dan aman. Tempat makan di Pak JeDe semi Indoor, tetap ndeso, santai dan tidak kaku. Oh iya, dengar-dengar Sate Klathak Pak JeDe mau buka cabang di Semarang dan Bandung. Semoga klathak semakin terkenal menjadi icon kuliner Jogja, jangan gudeg terus yang dikenal orang. :)


------------------------

Sate Klathak Pak JeDe

Jalan Nologaten No 46

Sate Klathak: 20rb
Kicik: 20rb
Tengkleng: 20rb
Tongseng: 20rb

Wednesday, December 10, 2014


Gerai Fish&Co. kini buka di Jogja. Setelah ada di Jakarta sebelumnya dan di beberapa negara lainnya, sekarang kamu bisa coba Fish&Co. di lantai paling atas Amplaz! Menu-menu yang ditawarkan adalah berbagai macam menu ikan, terutama fish and chips.


Kami datang ketika jam makan siang, ramai sekali pengunjungnya sehingga mengharuskan kami antri. Untungnya kami disambut dengan pelayan yang ramah. Sembari menunggu kamu bisa membaca buku menu yang diletakkan di luar. Untuk masalah harga, fish&co. mengusung harga yang sama seperti di Jakarta. Sehingga hitungannya cukup premium bagi tempat makan di Jogja.


Karena menurut mereka fish and chips adalah menu yang harus di coba maka saya pun pesan fish and chips. Di fish&co. fish & chips mempunyai beberapa jenis sambal yang berbeda tergantung dari asal negaranya. Ada Jepang yang pakai nori, Singapura dengan saus chili crab, Indonesia dengan sambal matah dan beberapa menu fish & chips westerner yang pakai keju. Karena saya ingin yang unik saya coba gaya Afrika Selatan dengan saus peri-peri. Saus peri-peri menggunakan cabe merah dengan tipikal sambal berminyak. Saya suka fish & chips di fish&co. karena kentangnya gurih, tepung ikannya crispy namun tidak mengganggu kelembutan ikan di dalamnya. Disajikan juga lemon untuk diperas, tetapi saya suka after taste yang tajam sehingga tidak saya gunakan. Salah satu fish&chips yang terbaik di kelasnya.


Kami sempat mau coba stingray, karena di buku menunya termasuk yang di rekomendasikan. Sayang waktu itu mereka belum punya, sehingga kami alihkan ke dory with masala. Ikan dory dengan rempah-rempah gaya India. Dory bisa dimakan dengan french fries, mashed potato atau nasi. Kami pilih nasi. Nasinya saja sudah luar biasa, gurih kari rempah dengan potongan kismis dan cumi. Untuk bumbu masala di ikan dory sangat gurih kaya rempah tapi asin kuat. Kalau dimakan dengan ikan saja bumbunya sangat tajam. Tapi kalau bumbu, ikan dan nasinya bersatu maka akan terasa kesempurnaan. Luar biasa enaknya! Top! Saya tidak bisa berhenti menikmati setiap suapannya. Dorinya bertekstur kenyal lembut. Pengolahan dory sangat baik dan memanjakan lidah.


Oh ya, setiap penambahan 39rb kamu bisa dapat soup of the day & kola tonic/passion fruit. Saya ambil tawaran complete meal tersebut. Kebetulan supnya adalah krim jamur. Asin cheesynya mantap, sudah western banget. Pembuka yang ringan sekaligus jembatan makan yang sangat menyenangkan.


Inilah minum yang kami pesan. Pink passion & passion fruit. Passion fruit merupakan sirup markisa manis asam segar dengan soda. Sementara itu pink passion merupakan gabungan jus cranberry, nanas dan markisa tanpa soda. Rasa segar keduanya sangat menutup makan kami dengan baik setelah berlimpah bumbu yang kuat.

----------------------

Fish&Co.

Spicy Masala Fish: 89k
Africa Fish & Chips: 89k
+Complete Meal (soup & drink): 39k
Pink Passion: 35k

Tempatnya dari luar tidak mencolok. Namanya saja markas, masa mencolok? kalau ketauan ntar digempur musuh. Nanti bisa keteteran kita berabe. Dari luar yang tampak hanyalah dapur. Keren sekali. Open kitchen diletakkan paling depan. Mungkin ini adalah bagian dari strategi kamuflase, biar semua orang mengira tempat ini adalah rumah makan. Padahal tempat ini adalah MARKAS! 


nasi goreng oriental, telur ceplok, kerupuk udang dan daging ayam

Nasi goreng di Markas ada 101 macam pilihan. Wajar saja karena nasi goreng disini diorder sesuai permintaanmu. Pertama kita disuruh pilih base nasi goreng, mau oriental, rempah, kari, ebi, kampung, vegetarian, merah atau hijau. Kemudian pilihan berlanjut ke porsi taruna (kecil), kapten (sedang) atau jenderal (besar). Masih lanjut lagi ke pilihan pedas, aman (tanpa cabe), granat (cabe sedikit), mortir (cabe sedang) dan nuklir (cabe banyak). Belum beres, telornya pun masih banyak pilihannya bisa ceplok, orak arik, dadar, kornet dan omelet. Pilihan kerupuknya juga beijbun, terung, unyil, gendar, bawang, emping, rambak, tempe. Terakhir pilihan dagingnya, yang ini banyak banget ampe saya ga kuat sebutnya. Dari sapi, ayam, jero, kambing sampai daging vegetarian ada semua.

benar-benar markas.... lengkap stok nasi gorengnya....

Nasi goreng orientalnya saya coba rasanya gurih asin. Kalau kamu penggemar mahzab nasgor pedas saus atau manis maka yang ini bukan buta kamu. Dengan tambahan daging ayam, kerupuk udang sama telor ceplok semakin komplitlah nasi goreng ini. Sip.


nasi goreng kari, telur ceplok dan smoked beef

Untuk yang suka nasgor spicy, maka nasgor kari bisa jadi pilihan. Rasanya menggugah selera. Belum lagi smoked beefnya. Mewah sekali ya nasi goreng pakai smoked beef? Ini juga enak, karena saya suka kerupuk pahit saya pilih emping sebagai pendamping kerupuknya. Rasa emping yang pahit bisa menetralisir rasa bumbu yang kuat.

Di markas mereka punya wifi. Sudah saya tes, jalan. Ada cemilan juga dan paket hemat untuk santai sore jam 3 sampai jam 6. Waktu saya kesana mereka sedang memutarkan film hobbit. Ibarat kamu tentara yang HP (health point)nya rendah masuk sini, ngaso, kemudian keluar siap menempuh perang dengan HP penuh kembali.

--------------------

Nasi Goreng Markas Seturan


Harga tergantung isian nasi goreng.
Sekitar 10-25rb


Utara STIE YKPN, setelah Budimulya School



Yang intip-intip memang bikin penasaran. Eits, intip apa dulu nih? Soalnya intip yang ini adalah kuliner dari Jawa Timur. Ada yang bilang intip ketan makanan asal dari Ngawi, tapi ada juga yang bilang dari Madiun. Intip ketan bagi saya adalah kuliner paling cocok untuk menjelang senja sambil menikmati segelas teh hangat. Mantap.


Intip sendiri berasal dari beras ketan yang direndam. Lalu kemudian di bakar, sehingga padat ga tumpe-tumpe dan teksturnya kenyal. Isinya kelapa parut, gula merah dan bubuk kedele. Ada yang suka tipe gurih kelapa, namun ada juga yang suka manis gula seperti saya. Lalu menurut cerita dulu intip ketan dijual tanpa bubuk kedele, namun seiring perkembangan zaman makin banyak yang jual dengan bubuk kedele. Wah, wah menarik ya. Yuk cobain penganan asli Indonesia ini. :)

--------------------

Intip Ketan Gejayan
100m Utara Selokan Mataram Gejayan

Intip Ketan: 12rb (isi 1 lusin)