Saturday, November 19, 2016



gambar diambil dari website resmi suntiang

Manga lo tu makanan wak dipasuntiang makanan urang Japang? Ado-ado se urang kini ko. 
Kenapa makanan Minang bisa sampai menikah dengan makanan orang Jepang? Ada-ada saja orang masa kini. Begitulah kira-kira yang ada di pikiran saya dan juga orang tua saya ketika kami mendengar cerita tentang resto Suntiang yang menunya merupakan fusion Minang - Jepang. Sebuah kombinasi yang sangat imajinatif dan di luar pemikiran sehari-hari.


Well, turns out they're assimilated well.  Contohnya nigiri tamago balado ini, sushi berisikan telur dan timun dengan lapisan sambalado. Rasanya? Swedhwhap, inilah sushi yang telah disesuaikan dengan lidah Indonesia. Bayangkan anda makan sushi dengan tekstur lembut dari telur, kenyal dari nasi, juicy dari timun berpadu dengan sambalado yang melting di lidah. Parah, bikin nagih.


Sambal chicken teriyaki roll ini juga tidak kalah mantap. Daging ayam teriyaki ternyata bisa juga dipadukan dengan sambal khas nasi Padang. Meledak-ledak di setiap gigitan.


Satu lagi kombinasi sushi Minang yang saya coba adalah rendang roll. Dahsyat, makan rendang like never before. Makan rendang belum pernah sefancy ini dengan sumpit. Kalau di kampuang makan rendang pake sumpit nanti yang ada malah dikatain "boco ang, jan batea-tea!!" (Gila kamu, jangan aneh-aneh!)


Dari sushi sekarang kita masuk ke mi. Yang di atas ini namanya gulai ramen. Kamu suka mi? Kamu suka gulai? Pernah bayangin menyemplungkan mi kedalam gulai kari? Bayangkan, dan selamat tenggelam dalam imajinasi.


Tidak hanya kuah, mi juga ada yang goreng. Spicy seafood udon hotplate nama menu gambar di atas ini. Hangat, pedas, yum yum.


Sate padang pun disajikan berbeda di suntiang. Sate disajikan tanpa tusuk dicemplungkan ke dalam kuah dalam hotplate. Walaupun perbedaannya sedikit, tapi hotplate berpengaruh besar pada kenikmatan, karena kehangatan dan kepedasan bersatu terus sepanjang makan. Pernah makan sate dingin? Kurang enak bukan tentunya. Ini sebuah inovasi, warung-warung sate harus mulai adpatasi hotplate agar makin nikmat.


Terakhir saya pesan kue cubit green tea. Eh ini sih ga ada Minang-nya. Cuma pengen aja sih buat menghilangkan rasa pedas dari semua menu sebelumnya. Disajikan setengah matang, melelah dengan potongan kitkat.

-----

Suntiang

Grand Indonesia, Lantai 3A, West Mall

Rendang Roll; 35rb
Sambal Chicken Teriyaki Roll: 35rb
Nigir Tamago Balado: 24rb
Fried Spicy Ramen: 59rb
Gulai Ramen: 48rb

----- 

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:


Friday, November 18, 2016


gambar diambil dari instagram fishstreat

Tagline mereka tidak sembarangan. Jika anda pernah pergi ke Fish Streat pasti setuju dengan saya, bahwa mereka memang memiliki kualitas seafood among the best. Tapi ditunjang dengan harga yang murah, fish streat bisa dibilang sempurna. Terbaik!


Awalnya saya ke Fish Streat iseng saja setelah diberi tahu oleh istri. Kami sengaja memilih datang sekitar jam 4 sore dimana traffic Bintaro 1 dan pengunjung Fish Streat masih bisa dihitung dengan jari, telat sedikit saja seperti menjelang Maghrib, orang-orang sudah ramai berdatangan.

Mereka punya beberapa menu, tapi saran saya langsung pesan seafood platter yang big. Seafood platter ini merangkum semua menu mereka. Tidak ada satupun bagian dari seafood platter mereka yang tidak enak, dan saya sudah tiga kali datang kesana. Nasi karinya sedap dengan butiran kismis, kentangnya pun gurih, ikannya lembut, cuminya chewy, musselnya besar dan mewah, udangnya gemuk-gemuk menggoda. Semua bagian bisa saling dikombinasikan dalam setiap suapannya dan dijamin tidak ada satupun kekecewaan.

Kadang satu porsi besar saja masih ingin tambah saking enaknya. Tapi saya harus tahan diri dan nanti kesini lagi, agar tidak bosan dan tetap terjaga rasa enaknya.

-----

Fish Streat

Jalan Kesehatan Raya, Bintaro

Seafood Platter Big: 65rb

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Thursday, November 17, 2016


Kalau bosan dengan makanan Minang yang beraliran mainstream mungkin Marco Padang bisa jadi salah satu alternatif. Marco menawarkan menu-menu minang peranakan. Kehadiran Marco Padang merupakan angin segar sekaligus membuka pemetaan baru dalam dokumentasi aliran kuliner Minang selain dari Bukit, Darat ataupun Pesisir.


Petualangan lidah saya di Marco dimulai dari soto padang. Gurih, tipikal khas soto padang dengan isian bihun, perkedel dan paru. Dilengkapi juga dengan sambal dan kerupuk merah jambu.


Selanjutnya saya mencicipi barramundi panggang pacak. Benar-benar menerbitkan selera makan. Sambalnya menempel erat dengan daging ikan. Terasa padu dan menyempurnakan satu sama lain. Tidak hanya sekedar pedas, sambal barramundi juga terasa segar. Tidak boleh dilewatkan apabila berkunjung ke Marco Padang.


Kemudian, lauk lain yang sangat direkomendasikan adalah belut. Belut renyah dengan sambal ala Minang. Belut lado merah rasanya mantap, tapi belur lado hijau rasanya sempurna. Keduanya memiliki rasa pedas masing-masing yang dijamin membuat anda ingin tambah lagi dan lagi.


Dessert juga tidak boleh ketinggalan, saya pesan dua dessert yaitu es duren sumatera & es jeli medan. Kalau anda suka dessert yang manis creamy tentulah direkomendasikan untuk makan es duren, sementara es jeli lebih cocok untuk yang mencari kesegaran.


Snack-nya juga oke. Martabak kelapa tipis kering ini sangat nostalgia. Sekarang sangat susah untuk mencari panganan ini. Kecuali di Sumatera Barat, mungkin, karena saya masih tahu langganan orang tua saya dimana.

 

Membasuh semua makanan tadi dengan Kopi dari Bukittinggi. Pakai susu atau tidak sama nikmatnya. Jika ingin mencoba yang lain jus pinang bisa dicoba. Konon bisa meningkatkan stamina dan memperbaiki kondisi tubuh.

-----

Marco Padang

PI/GI/PIM/PP/Lotte Avenue

Soto Padang: 40rb
Es Duren Sumatera: 35rb
Martabak Kelapa: 20rb
Es Kopi Susu Padang: 30rb
Barramundi Panggang Pacak: 120rb

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:
















Wednesday, November 16, 2016


Saya terlambat tahu, ternyata Pizza Hut sekarang punya tempat makan baru namanya The Kitchen. Namanya mungkin di ambil dari konsep mereka yang open kitchen. Dengan ruangan yang terbuka, The Kitchen lebih mirip cafe daripada resto keluarga seperti Pizza Hut biasanya.


Menu andalannya tetap sama, ada pizza, pasta, bruschetta dan salad. Yang berbeda pizza bisa dibeli per potong. Potongan pizza di The Kitchen lebih besar ketimbang di Pizza Hut. Pilihan rasa pizza tidak terlalu banyak apabila dibandingkan dengan Pizza Hut, hanya ada lima pizza yang bisa dipilih yaitu margherita, hawaii aloha, super supreme, salami jalapeno dan bratwurst. Untuk rasa, tetap enak. Kualitas pizzanya sama dengan di Pizza Hut.


Salad pun memiliki sedikit perbedaan dengan di Pizza Hut. Mereka punya empat menu salad yaitu potato salad, green salad, fruit salad dan caesar salad. Waktu itu saya memesan potato salad, enak juga dengan tambahan dressing dan daging. Selain itu mereka juga jual jus, seperti di atas saya coba jus carrot mango yang segar.

-----

The Kitchen by Pizza Hut

PIM 2 Lantai 3

Slice Pizza: 23-25rb
Salad: 25-25rb
Drinks: 11-25rb

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:


Tuesday, November 15, 2016


gambar diambil dari menu zomato


Lelah berkeliling pusat perbelanjaan kami memutuskan untuk bersantai sambil makan es krim di food court PIM 2. Kami mencoba es krim nitrogen Freeze. Ketika memesan di freeze, kamu bisa melihat proses pembuatan eskrim secara langsung. Proses pembuatannya tidak memakan waktu lama. Mungkin sekitar satu atau dua menit.

Freeze memiliki berbagai macam rasa, ada dua puluh lebih rasa yang mereka tawarkan dengan lebihd dari 10 pilihan topping. Bingung memilih, kami meminta rekomendasi dari mereka. Mereka menyarankan es krim coklat dengan topping kacang dan cornflakes, satu lagi es krim yoghurt dengan topping fruit loop, marshmellow dan saus strawberry. Es krim coklat terasa manis pahit mantap dengan topping yang memperkaya tekstur. Sementara es krim yoghurt terasa asam manis juga dengan topping yang memperkaya tekstur. Satu porsinya sangat besar, cukup untuk dua orang.

-----

Freeze

Gancit/PIM 2/MTA

Es krim: 21rb
Topping: 3-5rb

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Monday, November 14, 2016


Ada apa dengan perbedaan bloger dan blogger? Bagi saya keduanya hanya pilihan bahasa saja. Keduanya masih nyaman digunakan dan dapat ditangkap dengan mudah artinya oleh pembaca. Namun dalam konteks kuliner, pasti banyak yang sudah pernah mendengar istilah food blogger. Menurut Saveur, percakapan mengenai kuliner sudah ada sejak tahun 1997 di Internet. Kemudian pada tahun 2002 muncul blog pertama yang mendedikasikan artikelnya khusus untuk resep. Sayangnya tidak ada informasi tentang kapan tepatnya orang-orang menggunakan kata food blogger pertama kali.

Secara langsung food blogger bisa diartikan sebagai bloger makanan dalam bahasa Indonesia apabila mengacu kepada kamus resmi. Tapi saya pribadi merasa kurang nyaman apabila food blogger harus diterjemahkan seperti itu. Bagi saya mungkin lebih enak didengar apabila diterjemahkan dengan kata bloger gastronomi. Gastronomi memiliki cakupan yang lebih luas dari kata makanan ataupun kata kuliner. Budaya, sejarah, nutrisi dan sains semua bisa mencakup dalam acuan kata gastronomi selama masih menyangkut makanan dan minuman. Selain itu, bukankah food blogger saat ini sudah menjadi anggota dari budaya makan kontemporer di seluruh dunia?

-----


Terlampir foto saya menghadiri pertemuan bloger gastronomi pada hari Sabtu lalu.
Bagaimana, sudah cocok belum padanan bahasa Indonesianya?

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Wednesday, November 2, 2016


Ini adalah tempat hangout pertama yang saya kunjungi setelah resmi menjadi suami istri. Kami menghabiskan waktu beberapa hari di Jember sebelum kembali kerja. Sebenarnya saya kurang suka pergi ke tempat yang punya nama nyeleneh. Tapi karena banyak orang yang merekomendasikan, dan ini cabang mereka kedua mereka dari kota Malang, jadi saya berikan kesempatan untuk bvgil.


Mereka punya 12 rasa es krim dengan harga 10 ribu per scoopnya. Ya 10 ribu, whaaaaattttttt. Amazing. Hal-hal seperti ini tidak akan terjadi di Jakarta. Saya ambil 2 scoop, istri saya ambil dua scoop.


Istri saya pilih rasa vanila dan lemon, saya sendiri pilih thai tea dan apple pie. Kombinasi vanila lemon membuat perpaduan rasa manis dan asam yang pas. Sementara itu, walaupun tidak memadukan kombinasi rasa yang unik, baik thai tea dan apple pie punya kekuatan rasa masing-masing. Apple pie memiliki rasa cheesy dan dengan remahan sehingga membuat rasanya seperti benar-benar memakan apple pie. Thai tea manis samar, tidak nyelekit ditenggorokan. Saya sangat suka es krim di Bvgill. Mengejutkan mereka hanya menjual dengan harga 10 ribu dengan rasa seenak itu. Kalau buka di Jakarta, mungkin harganya bisa 2-3x lipat per scoop.


Karena sisa budget jajannya masih banyak, kami belikan beberapa menu lain. Mereka punya menu sampingan andalan bertemakan healthy food. Seperti diatas adalah vegetable tempura. Onion ring dan french fries sudah biasa pasti, uniknya mereka juga punya buncis goreng dan bunga kol goreng. Disajikan dengan saus tartar. Dahsyat bukan.


Selanjutnya kami pesan Ho Chi Minh Salad. Mie kering dilapisi salad sayur dengan saus honey mustard. Makan salad sebelumnya belum pernah crunchy seperti ini. Jadi lupa kalau sedang makan salad.

Rasa enak, harga murah, nyaman untuk hangout. Apalagi?
Datanglah kemari kalau sedang di Jember

-----

Bvgill Gelato

Jalan S Parman No 16, Sumbersari, Jember

Ice cream: 10rb/scoop
Ho Chi Minh Salad: 15rb
Vegetable Tempura: 15rb 

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tuesday, November 1, 2016


Katanya ini soto paling terkenal di Jember. Jadi saya harus coba, tidak mau ketinggalan. Soto ayam H Syukri memiliki genre kuah bening kuning. 


Beginilah cara pembuatannya, setiap mangkok sudah dijejerkan dengan isian soto yaitu bihun, kentang dan suwiran ayam. Ketika selesai mas-nya tinggal menuangkan kuah ke setiap mangkuk.


Beginilah bentukan satu porsi Soto Ayam H Syukri. Porsinya agak menengah nih, kenyang kenyang tapi pengen nambah gitu. Kuahnya gurih, pakai sambal lebih mantep. Harganya sangat terjangkau. Silahkan mencoba jika ke Jember.

----- 

Soto Ayam H Syukri

Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Jember

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow: