Wednesday, May 28, 2014


Saya tidak menyangka Djokowi mengembangkan sayap di dunia per miean. Pertanda apakah ini? Kemanakah suara dalam pemilu akan berhembus? Apakah ini dunia nyata? Atau hanya mimpi?


Saya melihat menu-menu yang ada di warung mie yamin Djokowi. Harganya ternyata sangat murah. Mungkin ini terkait dengan isu memperbaiki kesejahteraan rakyat. Mengingat warung mie yamin ini berada di Pandega tempat dimana rakyat kecil sedang berjuang, kebanyakan dari mereka adalah rakyat yang gelar sarjana saja tidak punya! karena mereka belum pada lulus dari UGM alias masih pada mahasiswa.


Karena saya sedang sibuk, saya tidak makan mie yamin Djokowi di tempat. Saya bungkus bawa kekosan. Saya pesan yang jumbo, ternyata isinya besar sekali! Di foto memang tampak kecil, nyatanya pas saya masukin ke mangkok sampe tumpe-tumpe. Rasanya memang nikmat pada awalnya. Namun setelah kebanyakan saya jadi enek. Mungkin ini sekaligus pengingat bahwa kita tidak boleh serakah, kalau makan tidak kuat pilih porsi normal saja. Kita harus menjalankan posisi sebagai manusia sewajarnya. Sebagaimana kita mengabdi pada posisi di partai.


Untuk menemani makan mie yamin saya pesan es campur. Rasanya manis dan isinya banyak ada melon, semangka, cincau, kolang kaling dan agar-agar. Es campur menemani mie yamin ini filosofinya seperti Djokowi yang didampingi bapak JK yang sudah banyak isi alias pengalamannya juga reputasi beliau yang manis ketika menjadi wapres tahun 2009-2014.


Sorenya saya lapar lagi, saya beli nasi sop baso juga di Djokowi. Yang ini harganya enam ribu saja. Murah banget kan. Rasanya juga lumayan. Tapi porsi emang ga banyak. Cocok kl lagi sakit pengen makan yang anget-anget ga berat.


Mie Yamin Djokowi

Mie Yamin ini adalah milik Djoko Witono. Beliau memiliki sertifikat mengolah mie dari Bogasari.
Hungerranger tidak berafiliasi dengan capres manapun.

Yamin Polos 8rb
Yamin Bakso Pangsit 11rb
Yamin Bakso Pangsit Jumbo 15rb
Sop Baso + Nasi 6rb
Es Campur 8rb

Ini adalah tempat makan yang pas apabila anda adalah penggemar bebek yang ingin makan romantis dengan bebeb dengan cita rasa yang bebenar bebenar enak. Full of beb. Berlokasi di selatan, masuk dari Jalan Parangtritis Bebek Plengkung merupakan tempat yang romantis.


 Romantis karena anda bisa duduk outdoor diantara hamparan sawah, candlelight dinner, dan bahkan masih ada kunang-kunang! Sayang saya kesini sama cowok. Walaupun begitu ada juga sih yang indoor dengan tempat lebih terang. Karena saya kesini makan outdoor maklum kalau fotonya jelek dan kuat flash.


Pesanan saya adalah bebek peking. Karena apalah arti roasted duck apabila tiada mempeking. Maksud saya, ada jenis roasted duck yang lain tapi ga peking dan makannya pake kentang. Saya kurang menerima ide east meet west pada waktu itu karena lagi pengen makan nasi.

Porsi di atas adalah 1/4 bebek yang katanya buat 1 orang. Kenyataannya ternyata 1/4 bebek saja sudah terlalu banyak buat saya bisa bagi dua (atau mungkin nasinya kurang banyak?). Ini adalah salah satu bebek peking ter worth it! Kulitnya krispi, dagingnya manis lembut, dicocol saus hoisin, oh... surga... Saya tau beberapa bebek peking yang lebih enak lagi daripada ini, tapi harganya gila-gilaan. Dengan harga murah dan rasa seenak ini bebek peking di bebek plengkung harus masuk ke dalam pengalaman berbebek riamu.


Kalau porsi yang diatas ini namanya bebek goreng ala plengkung. Bebek kampung digoreng dengan gaya bumbu kampung rasanya sama sekali ga kampungan. Saya juga heran kenapa mesti bebek dan bumbu kampung, mungkin ini karena akibat pergaulan bumbu dan bebek kota semakin tidak bermoral. Yang jelas bebek goreng ala plengkung ini juga enak dan ga kalah menawarkan rasa yang klasik Indonesia tidak bisa dikomparasikan dengan gaya bebek peking.


Biar sehat makan sayur juga dong. Masa daging doang. Terus kami pesen urap bali. Enak juga nih urapnya, cuma pedes banget banyak ranjaunya udah berasa urap bali yang otentik langsung dari pulau dewata. Yang ga nyangka ternyata porsi urapnya gede banget. Bisa buat 3-4 orang. Overall pengalaman makan disini enak dan menyenangkan. Harga yang dibayar sesuai dengan rasa dan tempatnya. Pengen banget kesini lagi. :)


Bebek Plengkung

Jalan Parangtritis Km 5 Pelem Sewu no 364

Bebek Peking: Utuh 225rb/ Setengah 120rb / Seperempat 65rb

Bebek Goreng Ala Plengkung: 38rb

Nasi Goreng Bebek: 32rb

Urap Bali: 22rb

Tuesday, May 27, 2014


Jadi untuk mengisi hari libur hari ini saya berencana mengajak jalan gebetan saya, ceritanya mau nge-date gitu hihi,  jadilah kami janjian di Galeria Mall buat makan siang dulu sembari menyusun rencana tujuan kami selanjutnya. Yang namanya manusia emang cuma bisa sebatas bikin rencana, udah setengah jam lebih saya nungguin gebetan saya nggak dateng dateng sedangkan perut udah mulai keroncongan akhirnya saya putus asa dan memilih untuk mengisi perut sendirian aja, oke segitu aja curhatnya. Walaupun mood agak sedikit terganggu tapi nggak bikin semangat saya runtuh untuk menemani para sahabat hungerranger di segmen #KEBAK kali ini. Ceilah.



Di edisi #KEBAK kali ini saya berkunjung ke salah satu gerai makanan yang menyediakan menu bakso di Galeria Mall yaitu Bakso Gress, tiap saya datang ke Galeria Mall gerai ini tak pernah sepi antrean walaupun penampilannya cukup sederhana yakni cuma bermodalkan gerobak. Menu yang ada di sini disajikan secara prasmanan dengan berbagai pilihan item mulai dari bakso sapi halus, bakso urat, bakso teriyaki, pangsit teriyaki, pangsit goreng, bakso goreng, mie kuning dll. Setelah selesai memilih, sang pelayan akan menyiramkan kuah ke mangkuk bakso kita dan menambahkan bawang goreng serta daun bawang.



Datang ke sini ketika hari libur ternyata membuat saya harus berebut meja makan dengan pengunjung lain, setelah mendapatkan meja makan saya langsung menyeruput kuah baksonya yang menurut saya kurang asin sehingga kurang sedep aja gitu, selain itu ketika dihidangkan kuahnya juga kurang panas jadi mengurangi kesegarannya, tapi dengan pilihan yang beragam membuat saya semangat untuk mencicipinya satu persatu, tau nggak?? bakso teriyakinya enak banget masa, bakso teriyaki favorit saya pokoknya :p, bakso yang lain juga nggak kalah enak kok, untuk rincian harga per item-nya jujur saja saya tidak tahu karena struk pembayarannya lupa saya minta T_T, dengan 7 item yang saya pilih saya mengeluarkan kocek sebesar 25-ribuan itu sudah termasuk teh botol. Terima kasih Bakso Gress sudah mengembalikan suasana hati saya :D

Saturday, May 24, 2014


Suka mie? Suka pedes? Kalau suka keduanya harus coba Mie Dower! Buka dari sore sampai malam, Mie Dower tempatnya ga susah dicari dari shelter Trans Jogja di Kentungan tinggal ke arah selatan aja terus sekitar 200m.


Mie Dower punya menu Mie Dower Ayam, Mie Dower Ceker, Mie Dower Bakso, Mie Dower Ceker & Mie Dower Kornet. Bisa disajiin goreng ataupun rebus bahkan ada mie rebus kuah susu, sama-sama enak, sama-sama pedes. Levelnya bisa pilih dari level 1-5. 


Karena kami lagi sensitif perutnya jadi cuma berani ambil level dua. Ternyata level dua udah cukup buat muka ceria kami ketika datang jadi muka "buset dah pedes banget". Bibir jadi tebel. Tapi tetep enak nagih pedesnya! waktu ditanya ternyata mereka punya bumbu rahasia sendiri ketika memasak mienya. Kalau kangen pedes boleh nih kesini lagi. Atau kalau mau adu kuat-kuatan pedes sama temen juga boleh. Tiap level di Mie Dower sama dengan 5 buah cabe.


Selain mie, Mie Dower juga punya cemilan seperti otak-otak, sosis & ceker. Cemilannya juga punya bumbu sendiri. Tetep pedes dan bikin dower sama kaya mienya.


Untungnya minum disini ada beberapa pilihan. Jadi ga usah takut kepedesan, ada berbagai macam teh seperti karamel, peppermint, lemon. Ada juga kopi gresik, gayo, wamena, toraja. Harganya semua terjangkau dan tidak mahal.


Mie Dower

Jalan Weting CT 8 Karang Gayam

Range Harga Makan & Minum: 3-15rb

Beberapa orang pilih makan duren yang sudah diolah ketimbang buahnya langsung. Nah kalau tiba-tiba pengen makan olahan duren, ngidam doeren bisa dimasukin ke dalam list kamu.


Berlokasi di Jalan Kaliurang Gang Swakarya, Ngidam Doeren satu lokasi dengan Milk'o di ruko depan hotel Ishiro. Tempatnya tidak terlalu besar, namun cozy dengan furnitur kayunya yang apik. Ada beberapa menu olahan durian di sini seperti pancake durian, durian goreng, risol durian, soes durian, durian bakar, durian saus vanilla & susu durian.


Yang saya pesan waktu itu adalah durian saus vanilla. Penyajiannya cukup simpel hanya durian dengan kuah vanilla dan ketan hitam. Cukup mengenyangkan untuk ukuran cemilan, rasanya segar.


Karena kenyang saya sudah makan siang dan menutup makan dengan durian saus vanilla saya memutuskan untuk membungkus saja pesanan saya durian goreng dan risol durian. Perbedaan durian goreng dengan risol hanya di kulit saja. Durian goreng kulitnya seperti lumpia crispy dan oily dengan isi durian. Kalau risol durian kulitnya seperti risol crispy crumb dengan isi durian.

----------------------------------------------------------------

Ngidam Doeren

Jalan Kaliurang Km 4,5 (Gang Swakarya depan Hotel Ishiro)

Sus Durian 6rb

Pancake Durian 10rb

Durian Goreng / Risol Durian 8rb

Durian Bakar / Durian Saus Vanilla 15rb

Wednesday, May 21, 2014


Sudah bukan hal yang baru ketika orang Jogja ditanya tempat makan pempek palembang favorit dimana, pasti hampir separuhnya mengacu ke satu tempat, pempek palembang Ny. Kamto. 

Namun apabila ingin mencoba alternatif tempat makan pempek palembang yang tidak kalah lezatnya bisa ke Pempek Mc Oji. Salah satu tempat makan pempek yang berada di Jl. Tamansiswa. Lokasinya bisa dibilang mudah sekali ditemukan karena berada tepat di pinggir jalan. Selain itu ada dua warung pempek juga yang ada di tempat ini. Salah satunya Pempek Mc Oji ini.

 

 Pesanan saya waktu itu lenjer dan kapal selam. Salah satu unsur enak tidaknya pempek di suatu warung yang menentukan salah satunya adalah cuka pempeknya. Di Mc Oji ini jangan coba-coba main-main dengan cuka pedasnya, bisa jadi lidah anda tahan, tapi perut anda menyerah. Pempek Lenjernya dan Selamnya digoreng dengan tepat, diluar kelihatan crispy tapi di dalam masih lembut dan tidak alot saat digigit.



 Karena masih lapar dan ingin yang anget, akhirnya saya pesan tekwan juga. Disajikan dengan kuah, dengan tongcai, bengkoang yg dipotong memanjang, bihun dan jamur kuping dan pempek rebus. Masih bisa ditambah sambal cabe ijo yang menambah nikmatnya tekwan ini. Selain itu saya juga masih pesan pempek kulit yang suprisingly ternyata enak, dan lebih gurih dari pempek lain!


Pempek Mc Oji bisa jadi alternatif lain untuk spot makan pempek di Jogja. Lokasi mudah ditemukan, harga juga pas. rasanya cadas!


Pempek Mc Oji


Jl. Tamansiswa 

Tekwan 10.000
Pempek Kapal Selam 10.000
Lenjer 7.000
Kulit 10.000



Berkunjung ke Kota Bantul? Bingung makan dimana? Segera melipir ke Sudimoro. Ada di sebelah selatan persis Pasar Bantul. Mereka "cuma" jualan tongseng dan gulai. Namun rasanya lebih dari sekedar "cuma" warung mereka mengerti cara menyajikan masakan enak.


Gulai dan tongseng mereka menggunakan daging ayam. Hal ini menjadikannya berbeda dengan tongseng dan gulai lain yang biasanya menggunakan daging. Walaupun begitu ternyata kehadiran ayam tidak merusak, melainkan membuat semakin unik dan berbeda karena jarang warung makan lain yang seperti ini. Kuah dasarnya sama saja untuk gulai dan tongseng bumbunya. Namun untuk tongseng lebih ditambahkan kecap dan cabai sehingga pedas manisnya lebih kuat sementara gulai terasa lebih gurih.

Seporsi baik gulai maupun tongseng hanya delapan ribu rupiah saja! Dengan nasi dan minum menjadi dua belas ribu rupiah. Sangat terjangkau untuk menu makanan dengan citarasa yang baik.

----------------------------------------------------------------

Tongseng dan Gulai Ayam Kampung Sudimoro

Kios Pojok Selatan Pasar Bantul
Jl. Jend. Sudirman

Tongseng dan Gulai Ayam

Rp. 8.000

Tuesday, May 20, 2014



Jalan Wijilan notabene dikenal sebagai sentra penjual gudeg di Yogyakarta, tapi jangan salah di Jalan ini juga terdapat warung bakso yang kenikmatannya patut dicoba. Bakso Barokah Mas B-tieng yang terletak tidak jauh dari deretan penjual gudeg di Jalan Wijilan adalah persinggahan #KEBAK kali ini. Dari namanya sekilas warung bakso ini terlihat seperti milik orang Tionghoa, ternyata cuma penggejaannya aja yang agak unik, mungkin maksudnya adalah Bakso Barokah Mas Biting Hehe. Di tempat ini dijual berbagai macam jenis bakso dari Bakso Urat, Bakso Telor, Bakso Jumbo dll, dan pilihan saya jatuh kepada Bakso Telor seharga 9000 yang menurut teman saya adalah yang paling enak di sini. Bakso Telor adalah jenis Bakso yang menurut saya unik karena menggabungkan dua makhluk hidup dari spesies yang berbeda yaitu Daging Sapi dan Telur Ayam. halah.


Selera makan saya langsung tergugah ketika melihat presentasi dari seporsi bakso yang disajikan di sini, 1 bakso telor dan 4 bakso kecil menurut saya lebih dari cukup untuk sekedar mengganjal perut, jika dirasa masih kurang kalian bisa memesan Bakso Telor istimewa yang harganya hanya beda 2000, atau kalau pengen kenyang sekalian bisa memesan Bakso Jumbo Istimewa. Bakso telornya beneran bakso isi telor, yap.. bukan cuma telor yang dibungkus daging tipis gitu, tapi baksonya tebel jadi kesannya marem, kuahnya juga suegerr, ini adalah salah satu bakso yang kuahnya saya seruput sampai habis, soalnya saya jarang melakukannya.

Pengunjung warung bakso di sini rata-rata adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu usia matang, jika ada yang meragukan bahan yang dipakai untuk membuat baksonya, bakso di sini medapat sertifikasi resmi dari Pemerintah Yogyakarta sebagai bakso yang tidak mengandung daging babi dan formalin, entah ada berapa warung bakso di Jogja yang mendapatkan legalitas seperti ini, jadi jangan takut soal halal haramnya hihi.

Bakso Barokah Mas B-Tieng

Jalan WIjilan No. 24 Kraton Yogyakarta

Bakso Biasa 7000

Bakso Spesial 9000

Bakso Telor 9000

Bakso Jumbo 9000

Bakso Telor Istimewa 11.000


Monday, May 19, 2014


Setelah mendengar cerita betapa termahsyurnya kedai sate ini, akhirnya kesampaian juga ke SATE PETIR PAK NANO. Keteken caps lock? oh tidak. Cuma saya merasa harus menulis nama warung beliau dengan caps lock karena rasanya yang benar-benar menggelegar. SATE PETIR PAK NANO terkenal karena level-level cabenya, beliau menamakan level cabenya dari TK, SD, SMP, SMA, Sarjana, Profesor, dst.

Cuma jangan harap bisa pesan level TK, SD, SMP, SMA, hal tersebut hanya mengundang Pak Nano untuk menghina anda. "Heh? cuma pesen segitu? Malu-maluin lah, udah gede juga beraninya makan cabe dikit" (dalam bahasa jawa, sudah saya translate yang kira-kira artinya begitu). Selain itu juga masih banyak hinaan (dalam susasana bercanda tentunya) yang akan diarahkan kepada anda ketika memesan seperti "ngapain foto-foto? saya tambahin nih cabenya!" atau "Segini cukup? cukup?" kalau anda bilang cukup maka beliau melanjutkan "Yak, saya potong lagi ya cabenya, bonus buat kamu!"



Menu di SATE PETIR PAK NANO cuma ada dua sate dan tongseng. Saya pesan dua-duanya. Yang pertama sate dulu. Karena bingung harus pilih sarjana atau profesor, saya bilang pak saya pesan level guru besar atau dekan deh. Kalau perlu level ditinggal nikah mantan!!! dengan sotoynya. Seperti yang bisa anda lihat dari foto di atas. Luar binasa cabenya. Waw fantastic baby. Walaupun pedesnya gila-gilaan rasa sate tertolong dengan manisnya kecap. Tekstur satenya juga asik lembut. Tapi tetep aja buat air mata mengalir karena pedesnya beneran kaya petir, cepat, menggelegar & membakar. Tapi rasa sate masih bisa dihandle tunggu sampai anda membaca paragraf berikutnya.....................................


......................................Paragraf ini akan menceritakan tentang tongseng. Sekali lagi, tatap foto diatas. Yak sip. Kalau dalam persatean saya masih bisa merasakan gurih pedas manis, maka di tongseng yang akan anda rasakan hanyalah penderitaan..........................................
kalau lidah bisa mengecap asam, manis, asin, pahit, gurih maka rasa ke enam adalah penderitaan.
potongan cabe seolah bersinergi dengan kuah untuk menyiksa anda.
tidak ada rasa kecap yang akan menyelamatkan karena kecap
sudah sangat cair berkat kuah dan tidak kental seperti
saat kecap berada di atas tekstur sate. setelah coba
beberapa suap kuah dari tongseng pak nano
kemudian saya menangis terharu
ternyata,

penderitaan itu nyata. inilah neraka dunia. 
yang ada di lidah hanyalah pedas membara.
kemudian saya yang bukan perokok segera menyulut rokok,
ini bukan gaya-gayaan, atau melepas stress
tapi karena rokok efektif mengacaukan rasa di lidah sehingga pedasnya hilang

satu jam kemudian, saya terpaksa melipir ke pom bensin di imogiri barat.
saya mengeluarkan semua isi muatan di perut saya.
semua keluar, tidak bersisa.
saya lemas, untung tidak kolaps.

pesan moral, jangan banyak gaya.

-----------------------------------------------------------------------------------

Sate Petir Pak Nano

Rp 25.000 per porsi (Sate/Tongseng)

Ring road selatan, setelah perempatan madukismo ke selatan lagi
( sebelum jembatan kasihan sebelah selatan jalan. )
Lagi jalan-jalan ke Kotagede, lalu bingung nyari makanan yg cocok untuk vegetarian? Tempat ini bisa jadi pilihan, Kupat Tahu "Mb. Tini", jelas 'Mb' artinya Mbak Tini ya, bukan yang lain. Menu tahu lagi, tahy lagi, dan... tahu lagi, bosen? Ya memang menu vegetarian di Indonesia adalah tidak jauh-jauh dari tahu atau tempe.

Warung kupat tahu Mb Tini berada disalah satu ruko di pojokan barat pasar Kotagede. Kalau dari arah makam raja-raja, balik arah kearah timur sampai ketemu pertigaan pojok pasar Kotagede, tengok sebelah kanan, dari situ warungnya sudah kelihatan. Tidak ada papan nama yang bisa terlihat dengan jelas dari pinggir jalan karena papan namanya justru terpasang diatas pintu warung, tertutup terpal plastik luar. Namun ada gerobak dengan tulisan kecil kupat tahu didepannya, sebagai penanda lokasi.

Kupat tahu berisi potongan kupat, tahu goreng, bakwan, kol, tauge, disiram dengan bumbu encer dari gula jawa. Diatasnya ada taburan kacang tanah goreng dan krupuk. Rasanya untuk saya termasuk "pas" dibanding beberapa kupat tahu lain yang pernah saya coba. Rasa manis bumbunya 'cukup'. Mungkin karena didominasi bahan dasar gula jawa, bukannya kecap manis. Porsinya pas, harganya juga murah. Hanya Rp.6.000 per porsi sudah bikin kenyang.

Warung ini buka mulai jam 8 pagi hingga jam 3 sore. Dilayani langsung dengan ramah oleh Mb Tini dan suaminya.

 porsinya pas

 isi dapurnya

 warung tampak depan

 papan nama tersembunyi

suasana didalam warung 

Sunday, May 18, 2014


Ayam goreng yang satu ini memang luar biasa. Puja-puji didengungkan buat ayam goreng yang satu ini. Saya berusaha objektif, dan ternyata memang benar. Ayam Goreng Mbah Cemplung memang super. Karena takut kehabisan atau terlalu ramai tempatnya kalau jam makan siang, kami datang lebih pagi. Jam 11 kami sudah nongkrong di Ayam Goreng Mbah Cemplung. 


Kelebihan yang tampak jelas nyata adalah ukuran ayamnya yang BUSET DAH GEDE BANGET. Makan berlima saja gagal untuk mengatasi serangan dari ayam mbah cemplung. Mungkin perlu enam, tujuh, atau bahkan kesebelasan baru bisa habis. Ayamnya matang sempurna salah satu letak kuncinya. Semua bagian bertekstur lembut merata, tiada yang cacat. Mantap. Rahasia lainnya? Mereka pakai Kecap Bango. #ehm





Kunci lainnya ada di sambal. Entah bagaimana caranya ayam dan sambal ini berpadu menjadi sebuah kenikmatan utuh yang sejati. Belum lagi pete dan tempe. Beuh. Mereka adalah sebuah kesatuan, jangan dipisah-pisah kalau tidak ingin mengalami pengalaman yang sempurna.


Bahkan sampai ada himbauan dari Kepolisian. Siap Pak! Laksanakan!

-----------------------------------------------------------------

Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung

Sembungan/DK.XIX Sembungan RT 05 (Bangunjiwo, Kasihan)
(Gapura Kasongan terus ke barat ampe nemu plang ayam mbah cemplung deket masjid belok kanan)

Saturday, May 17, 2014


Salah satu resto dengan ambience yang baik serta tempat yang di design dengan menarik. Di sambut dengan air mancur, anda bisa memilih makan outdoor di taman ataupun yang lebih formal indoor. Pergi kemari akan lebih menarik pergi kemari dengan pacar. Sayang saya harus pergi ke tempat seperti ini bersama sekumpulan pria lain. *menghela nafas* Walaupun tempatnya sangat menarik dan fancy, menu di La Pergola sangat sulit dibayangkan karena mereka tidak menyertakan gambar atau penjelasan. Padahal menu mereka terdengar seperti menarik karena menggunakan bahasa Italia. Selain menu Italia mereka juga menyajikan menu-menu spanyol. Harga di La Pergola mulai dari tiga puluh ribuan hingga seratus ribuan.


Sebagai pembuka kami mulai dengan Insalata di Cipolla. Insalata di Cipolla berarti salad bawang. Bawang yang digunakan adalah bawang bombay. Selain itu insalata di cipolata menggunakan selada, tomat dan zaitun. Salad seperti ini populer di daerah Calabria Italia. Rasanya ringan, gurih segar sekaligus getir ketika menggigit zitun karena saya belum terbiasa.


Karena restoran ini adalah restoran Italia maka menu yang wajib dipesan tentu saja pizza. Kami memesan quattro formaggi. Quatro formaggi adalah pizza tanpa daging, melainkan tebal dengan keju karena menggunakan empat jenis keju sebagai pemberi rasa pada pizza. Walaupun tanpa daging pizza ini terasa gurih dan kaya rasa karena gurih kejunya yang berbeda di tiap layer.


Terakhir kami mencoba Pollo Ai 10 Sapori yang berarti ayam sepuluh rasa. Kami sempat meminta untuk dijabarkan rasa apa saja yang ada di dalam ayam tersebut. Dan ternyata yang dimaksud adalah ayam tersebut dimasak dengan sepuluh bumbu berbeda. Kami lupa untuk mencatat apa saja bumbunya, yang jelas rasa ayam ini memang berubah-rubah, terkadang seperti asin rendang, terkadang seperti pedas rempah, dan terkadang seperti asam tom yum, hahaha.


Porsi Pollo Ai 10 Sapori lumayan besar karena sepertinya menggunakan sekitar 3/4 ayam utuh. Bisa untuk makan berdua. Ayam tadi tidak dimakan dengan nasi, mungkin bisa order tapi saya ga tau, hehe. Yang jelas ayam tadi dimakan sama garlic bread. Kenyang deh.


La Pergola
Italian Garden Restaurant
Jalan Suryodiningratan 10 Yogyakarta

Insalata Di Cipolla 38.000
Quattro Formaggi 85.000
Pollo Ai 10 Sapori 75.000