Tuesday, March 28, 2017



Artikel ini dibuat untuk memenuhi pekan 12 Liga Bloger Indonesia 2017 
dengan tema "Membangun Reputasi Online"

-----


Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, kini telah terjadi pergeseran pada gaya makan yang semakin berbasiskan digital. Makan sekarang tidak hanya sekedar enak, tapi juga bagaimana pengalaman dan cerita dalam mengkonsumsi makanan. Rasa enak sudah pasti menjadi fundamental dari penilaian suatu tempat makan, tetapi sekarang sudah banyak tempat yang menawarkan lebih dari sekedar enak.

Faktor lebih dari sekedar enak ini lah yang menjadi kunci persaingan dalam membangun identitas digital rumah makan. Sebagai contoh, ketika sedang mencari rumah makan maka calon pembeli akan mengeceknya terlebih dahulu di google. Alamat dan nomor telepon diharapkan ada agar calon pembeli tidak kebingungan. Selain itu calon pembeli juga berharap akan melihat menu yang dijual sebelum berangkat serta aneka penawaran atau diskon jika memang sedang ada promosi. Sosial media menjadi tempat untuk itu, memperlihatkan menu dan aneka promosi. 

Jangan ragu pula untuk berinteraksi dengan pelanggan. Selalu terima kritik dan saran dari sosial media. Berikan reward bagi masukan yang berguna, serta perbaiki kondisi ketika memang ada kesalahan. Tidak hanya politik, menikmati kuliner pun menuntut keterbukaan pada zaman sekarang. Ketika rumah makan tidak menggapai langsung para pembelinya di ranah digital serta tidak menerima saran dan masukan, maka pembeli memiliki kecenderungan untuk meninggalkan.

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tuesday, March 21, 2017


Gancit emang surganya makanan. Banyak makanan enak disana dan paling penting lagi adalah deket dari rumah. Salah satu tempat makan yang saya rekomendasikan di Gancit adalah NamNam. NamNam Noodle Bar merupakan restoran cabang dari Singapura yang menawarkan menu-menu khas Vietnam. 


Namanya juga noodle bar, ya ga lengkap dong kalau ga nyobain mie-nya. Waktu itu saya cobain Hanoi Pho Kampong Chicken Spesial. Rasanya enak banget, gurih. Mendekati otentiknya di Vietnam. Porsinya besar, isiannya ada potongan daging ayam, ati dan yang paling spesial telurnya, rebus setengah matang sesuai kesukaan saya.


Mencoba makanan Vietnam tentu tidak lengkap kalau tidak coba banh mi. Kuliner roti hasil akulturasi dengan kultur Perancis ini teksturnya sangat renyah sekali di NamNam. Isiannya juga mantap, chili-lemongrass chicken dengan omelet dan abon ayam. Rasanya perpaduan manis asin asam pedas dan gurih, komplit. Sayur segarnya juga ikut menambah kaya tekstur.


Sebagai penutup kami mencoba minuman soda tamarin & sugarcane juice. Yang membuat spesial minuman ini adalah, soda tamarinnya pakai kacang dan kayu manis, jadi wangi dan gurih gimana gitu hehehe. Dan tebunya juga ga cuma manis doang tapi seger karena ditambahin jeruk purut.

---

NamNam Noodle Bar

Lantai LG Gandaria City Jakarta Selatan 

Pho Kampong Chicken Special: 80k
Banh Mi Chili-Lemongrass Chicken: 60k
Tamarind Soda with Peanut: 40k
Sugarcane Juice with Kaffir Lime: 40k

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Monday, March 20, 2017




Artikel ini dibuat untuk memenuhi pekan 11 Liga Bloger Indonesia 2017 
dengan tema "Menulis Kreatif"

-----


Khusus untuk pekan 11 ini saya membuat video sesuai dengan permintaan LBI. Sudah lama sekali rasanya tidak bermain-main dengan aplikasi edit video. Berkat LBI juga saya jadi belajar Sony Vegas Pro, yang akhirnya saya ketahui kalau cuma belajar sehari hasilnya tidak jauh beda dengan menggunakan Windows Movie Maker. Berhubung muka saya tidak enak dipandang, pada video ini saya menggunakan stok video gratis dari videvo.com, lagu pengiring berjudul Alright dari Stupead yang juga bebas dipergunakan siapapun dari kanal youtube Majestic Casual. Audio yang digunakan berasal dari aplikasi text to speech online soundoftext.com  Katanya temanya menulis kreatif, kok ga bahas menulis kreatif sama sekali? Bahas kok, ada di video di bawah ini. Tips menulis kreatif yang ada pada video di bawah adalah merupakan saduran dari Wikihow Indonesia


-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tuesday, March 14, 2017


Ternyata di daerah Ciputat ada juga cafe yang cukup fancy. Tapi tempatnya memang agak tersembunyi karena ada di perumahan. Namanya cafe PGP alias Penting Gak Penting. Mereka menawarkan menu spesialisasi kopi single origin lokal, namun banyak juga menu lainnya. 


Tempatnya nyaman. Homy, wi-finya berjalan dengan baik. Tenang juga, cocok buat baca buku atau belajar. Selain itu enak buat nongkrong soalnya luas, lega. Mau lama-lama juga asik, yang jaganya ga ngeliatin teru-terusan kalau udah kelamaan, hehehe.

 

Di PGP saya pesan spaghetti carbonara dan dory sambal matah. Keduanya enak. Spaghettinya al dente, toppingnya juga ga pelit. Sementara sambal matahnya cukup mewah karena pakai kecombrang.

 

Minumannya saya pesan green pinacola & flu fighting. Green pinacola isinya campuran sayur pakcoy dengan nanas, lemon dan vanila, seger. Sementara flu fighting adalah air jahe campur pandan yang diseduh dengan gula merah, anget-anget relieving gitu deh.


Karena masih lapar, saya tambah pesan siomay. Porsinya cantik sih, tapi ya lumayanlah untuk ngenyangin perut, sekaligus nambah order biar nongkrongnya bisa makin lama.

-----

PGP

Jalan Delima Jaya, Rempoa, Ciputat Timur. 

Flu Fighting: 20k
Green Pinacola: 30k
Siomay: 20k
Spaghetti Carbonara: 45k
Dory Sambal Matah: 45k

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:



Artikel ini dibuat untuk memenuhi pekan 10 Liga Bloger Indonesia 2017 
dengan tema "Agenda Kota Tempat Tinggal"

-----
 

Kuliner di daerah Bogor memang tidak ada matinya. Setiap akhir pekan tidak terhitung berapa banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk pelesir ke Bogor. Bahkan film Galih & Ratna tidak lupa pula untuk menyelipkan kuliner Bogor yang tersohor semacam mie kocok, es duren dan talas. Segala informasi mengenai kegiatan budaya (termasuk acara kuliner) Kota Bogor bisa di cek disbudpar.kotabogor.go.id atau disbudpar.bogorkab.go.id untuk Kabupaten Bogor. Kata "Bogor" artinya luas. Jadi jangan sampai salah cari, misal mau event di Puncak ngeceknya malah di website Kota Bogor. 

Dua event kuliner di Bogor yang terdekat adalah Festival 165 yang digagas oleh LIPI & Kebun Raya Cibodas. Event tersebut akan diselenggarakan tanggal 11 April 2017. Serta Pasar Rame Ah Poong di Sentul City untuk tanggal 14-16 April. Keduanya berlokasi di Kabupaten Bogor. Namun tidak terlalu jauh dari Kota Bogor, apalagi kalau sambil berlibur bisa sekaligus refreshing.


foto diambil dari info-bogor.com

Kota Bogor sendiri memiliki channel informasi melalui twitter @infobogor. Untuk channel informasi yang dikelola oleh volunteer adalah @bogohkabogor. Keduanya cukup update dalam mengabarkan berita. Walikota Bogor bisa disapa langsung di akun @bimaaryas. Beliau juga cukup rajin update twitter.  Agenda rutin yang paling terkenal di Bogor adalah open house Istana Bogor. Namun biasanya diagendakan bulan Mei atau Juni yang berdekatan dengan ulang tahun Kota Bogor yaitu 3 Juni. Pada open house Istana Bogor, pengunjung bisa melihat langsung isi dalam Istana Bogor sekaligus mengagumi koleksi benda seni yang ada di dalam istana. Pengunjung biasanya diharapkan mendaftar terlebih dahulu karena kuota terbatas. Juga diwajibkan memakai baju rapih, sepatu serta tidak diperkenankan berfoto di dalam gedung istana.

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tuesday, March 7, 2017


Artikel ini dibuat untuk memenuhi pekan 9 Liga Bloger Indonesia 2017 
dengan tema "Tren Agregator Berita"

-----


Agregator berita memang sedang ramai belakangan ini. Kalau menurut saya pribadi tren ini sedang ditunjang berkat berubahnya gaya baca modern. Akhir-akhir ini gaya membaca lebih banyak menganut cepat dan singkat ketimbang membaca tulisan yang mendalam. Sehingga platform semacam majalah dan koran pelan-pelan semakin memudar. Agregator berita menawarkan hal yang diinginkan orang sekarang, cepat. Belum lagi agregator berita memiliki kelebihan untuk membuat pilihan dalam personalisasi timeline pengguna, sehingga bisa membaca berita yang topiknya sesuai dengan minat pembaca. Membaca melalui agregator berita juga menawarkan berita yang valid atau opini yang berkualitas ketimbang sosial media.

Tren agregator berita memang kabar baik buat para bloger. Menulis untuk agregator bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Selain itu beberapa agregator berita juga memiliki fitur filter sehingga mengarahkan artikel kepada pembaca yang tepat. Saya sudah terdaftar sebagai pengisi konten di salah satu agregator namun belum bisa share statistik karena masih dalam percobaan. Sejauh pengamatan banyak agregator berita yang sudah menyajikan kanal kuliner. Namun belum ada agregator berita yang menjadikan kuliner sebagai tajuk utama dari pilihan fiturnya. Ada yang berminat buat agregator berita khusus kuliner dan gastronomi?

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tuesday, February 28, 2017


Artikel ini dibuat untuk memenuhi pekan 8 Liga Bloger Indonesia 2017 
dengan tema "Generasi Milenial"

-----


Kalau mengikuti definisi Wikipedia & The Guardian, maka milenial adalah generasi Y, penerus generasi X. Dimana generasi tersebut merupakan kelahiran 80 atau 90an. Biasanya sering dikaitkan dengan generasi narsis, pemalas, erat dengan teknologi serta penganut politik sayap kiri. Apakah benar generasi milenial seperti itu? Sebagai bagian dari generasi milenial saya cuma bisa jawab kepribadian seseorang berbeda-beda tergantung dari latar belakang orang tersebut, tidak bisa dipukul rata. Yang jelas, generasi milenial telah melakukan beberapa perubahan dari sisi gastronomi.

Seperti yang dilansir dari detikfood, generasi milenial melakukan perubahan yang membuat foto makanan menjadi sangat penting untuk bisnis. Begitu juga dengan tren makan sebagai gaya hidup ataupun kenaikan tren kembali ke slow food karena semakin banyak supermarket berkualitas. Kemudian, menurut Viva milenial memiliki kemudahan dalam akses teknologi membuat banyak milenial tidak dapat menahan hasrat jajan dan menjadi lebih konsumtif. Tidak tanggung-tanggung pengeluaran untuk makan di luar bahkan sampai 44% dari pendapatan menurut forbes.

Sedangkan dari The Atlantic menyebutkan bahwa generasi milenial terobsesi dengan makanan karena mudahnya berinteraksi satu sama lain dalam melihat unggahan makanan. Bahkan menurut Fortune para perusahaan besar siap untuk mengakomodasi terobosan makanan hanya untuk memenuhi keinginan generasi milenial dalam makan. The Hearts Kitchen menyatakan 57% unggahan di aplikasi Pinterests adalah makanan dan blog menjadi lebih populer daripada buku resep, disebutkan pula milenial ingin bereksplorasi dengan rasa baru serta ingin cerita dibalik makanan dimana hal tersebut juga diakui Washington Post bahwa bagi milenial makan bukan hanya sekedar tentang makanan, tetapi bagaimana mereka berinteraksi hingga membentuk jati diri yang dituangkan melalui komunitas.

Ternyata banyak juga ya perubahan perilaku konsumsi yang dibawa oleh generasi Y?

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow: