Saturday, October 26, 2013


Hwalo! Lama tak update, ada yang kangen ga? Lama ga update alesannya klasik, ngerjain skripsi. Setelah perut terlalu kasian diajak makan super bubur sama indomie terus selama hectic ngerjain skripsi akhirnya saya memutuskan untuk melipir ke Sky Wiz Suki & Dimsum di jalan Magelang bersama teman-teman. Begitu masuk ternyata tempatnya lumayan oke, sayang pelayanannya kacau. Ga ada greeter, ga ada yang bawain menu, ga ada yang siap-siap bantuin milihin suki juga.


Yah walaupun pelayanannya agak mengecewakan ternyata sukinya enak loh. Kita pesen 7 plate: bakso sapi, seafood, udang, pangsit, pakcou, tofu, sama mie dan bihun. Harga platenya mulai dari 6rb-25rb. Jadi pinter-pinter ngatur selera sih, kalau budgetnya unlimited enak, kalau terbatas pilih yang bener-bener dipengenin aja. Kuahnya bisa pilih, waktu itu saya pilih kuah tomyam.


Yang menakjubkan di sky wiz, dimsumnya ada yang promo 10rb per porsi minimal beli 5. Langsung saya pesen hakau, somay, bakpau mentega, pangsit mayones, dan lumpia udang. Hakau dan somay kenyalnya pas banget, begitu juga dengan pangsit dan lumpianya udangnya ga pelit, ampe tumpe-tumpe. Bakpao menteganya juga gurih dan porsinya pas.


Nah untuk ngehemat minumnya kita pesen chinese tea doang. Satu pot 8rb, bisa buat 4 orang. Totalnya makan 7 plate sama 5 dimsum dan 1 chinese tea pot ternyata cuma 180rb udah termasuk pajak. Mungkin buat sebagian tidak murah, tapi untuk makan mewah seperti ini saya rasa harganya cukup fair.

Saturday, October 19, 2013


Satu lagi tempat makan yang menyajikan pizza sebagai unggulannya, Denaro Pizza & Resto. Lokasinya ada di jalan Seturan. Tempatnya cozy banget. Ada tiga lantai, lantai pertama ac buat non smoking, lantai dua terbuka buat yang mau ngerokok, dan lantai tiga di rooftop.


Waktu itu pesan pizza marinara, isinya cumi udang dan keju mozarella. Harganya 39k, tapi karena potongannya 8, pizza ini bisa dibilang sedikit lebih murah dibanding tempat makan pizza yang lain. Model pizzanya tipis, tapi yang kering cuma ujung rotinya, karena bagian yang ada toppingnya masih basah jadi pizzanya lembek. Untuk rasanya sih ok.


Minumnya pesen es teh (7rb) & innocent (13rb) innocent itu campuran nanas apel dan leci, rasanya enak dan familiar karena mirip rasa es buah. Di Denaro juga ada berbagai macam makanan terutama menu Italia. Range harga makan dari 12rb keatas, sementara minum dari 7rb-15rb saja. mereka juga menyediakan wifi dan tv kabel. Tempat ini cocok buat yang mau duduk lama-lama.

Sunday, October 13, 2013


Masakan Aceh memang sedap, yang paling terkenal mie dan kare. Beruntung, kali ini bisa makan masakan Aceh dengan harga yang hemat di Chie Rasa. Lokasinya di depan asrama Aceh Sagan, jadi jelas lah ya harganya harus cocok dong buat mahasiswa. 

Favorit kalau makan kesini Mie Spesial Rebus. Kuahnya light tapi bumbunya tebel bikin geli-geli di idung, hehehe. Porsinya pas isinya banyak, udang cumi daging kerang masuk semua. Selain mie, yang enak disini nasi goreng kare. Nasi goreng kare disini bisa dibilang "ajaib". Ajaib karena kalau dimakan sendiri-sendiri entah itu daging ayam, kuah kare, atau nasinya. Nasi gorengnya baru maknyus kalau dimakan bareng-bareng sama ayam dan kuahnya.


Minumnya disini juga ada es timun khas Aceh loh. Seger, dan timunnya berlimpah, ampe susah minumnya pake sedotan, hehe. Tempatnya di tenda, mejanya ga banyak. Dan sesekali kalau beruntung bisa makan bareng sama temen-temen dari Aceh. Dengerin mereka ngobrol dengan logatnya sangat menambah nikmat suasana makan. Biar ga penasaran sama harganya ini udah difotoin menunya dibawah, selamat mencoba!


Wednesday, October 9, 2013


Kalau lagi pengen makan ayam tapi males pake tangan emang cocoknya makan ayam geprek. Ga repot tinggal suap. Ada banyak warung yang jual ayam geprek, tapi cuma beberapa yang asik. Salah satunya ayam geprek bu rum. Cabangnya aja ampe tiga, di Moses, di Mrican sama satu lagi yang asli di Wulung Lor. Bukti enaknya liat aja antrian di foto ini, ngantri terus. Kalau jam makan siang pasti rame.


Ayam geprek bu rum jenisnya ayam goreng tepung. Ayamnya boleh dipilih sesuka hati sesuai yang ada. Setelah dipilih baru digeprekin pake bumbu cabe bawang dll. Cabenya boleh milih berapa banyak, kalau ga suka pedes ga pake cabe juga bisa. Makan di Bu Rum nasi ayam sayur minum total ga lebih dari 10rb coy. Mahasiswa banget lah pokoknya, murah tapi ga murahan! 

Penutup saya cuma bisa bergumam dalam hati, kapan Bu buka cabang yang lebih deket dengan UGM?

Monday, October 7, 2013


Parsley buka cabang baru di Seturan. Kebetulan lagi les bahasa spanyol di daerah seturan sekalian deh pualngnya mampir ke parsley. Pertama kali dateng tempatnya bagus, di bawah bakery di atas resto. Tempat restonya nyaman dan pelayanannya cepat. Menu-menu di parsley beragam ada dari negara-negara barat juga ada bermacam-macam menu dari negara timur.


Untuk makanan pembuka saya pesan Goong Sarong (19rb) with Fruit Salad. Iisnya udang dililit mie dengan salad buah. Goong sarong disajikan juga dengan saus Thailand.


Menu utama pesan specialitynya parsley: Parsley Beef Sate (22rb). 3 tusuk sate dengan daging sapi disajikan dengan model seperti klatak. Bumbunya sederhana kecap, bawang dan cabai. Namun kombinasi sate sapi dan bumbunya terasa maknyus!


Masih menu utama sepciality parsley: Parsley Mix Grill (35rb). Mirip shish kebab. Isinya daging, sosis, jamur, bawang, paprika. Disajikan dengan mash potato. Rasanya smokey, dan bersaus BBQ. Enak sih, tapi kurang banyak dagingnya.


Lalu makan ditutup dengan dua scoop gelato. satu scoopnya seharga 12rb. Belgian chocolate & Pistachio. Belgian chocolate rasanya pekat, dominan pahit sedikit manis, cocok buat yang mau makan cokelat tapi tidak berharap terlalu manis. Lalu Pistachio rasanya sedikit mirip dengan kacang aslinya dan cenderung manis.


Minum ada healthy punch (18rb) Rasanya segar, asam dominan di jeruk dan mint. Ada juga Peach Sangria (18rb), walaupun namanya peach rasanya lebih dominan di nanas, rasanya seperti jus nanas dengan soda tapi enak juga dan sangat segar.

Madam Tan Wok Bar. Berlokasi di Jalan C Simanjuntak rumah makan yang berkonsep dengan dapur terbuka sehingga pelanggan bisa melihat proses memasak. Menu-menu yang ditawarkan adalah menu china dan peranakan. Tempatnya punya banyak meja, tapi sangat sulit untuk mendapatkan satu saja tempat pada hari awal-awal pembukaan. Selain ada menu makanan di Madam Tan juga disediakan menu pastry sehingga cocok pula untuk duduk dalam waktu yang lama.


Ada banyak menu yang dijual, tetapi yang spesial tentu saja yang dimasak dengan wok (kuali) seperti nasi goreng, kwetiaw, bakmi, dll. Yang pertama saya order nasi goreng, dengan tambahan seafood. Rasanya gurih. Porsinya sedang.


Selain itu saya juga pesan kwetiaw szechuan. Rasanya tidak terlalu gurih, kuat di rasa manis asam, pakai tambahan isi seafood. Harga-harga menu di madam tan tidak mahal untuk ukuran resto, cukup terjangkau.


Favorit saya di madam tan dessert pisang gorengnya ini. Tapi sayang saya lupa nama kerennya apa. Pisang disajikan dengan tiga lapis karamel dengan eskrim. Ada saus karamel, karamel keras dan karamel gosong yang mirip coklat. Ketiga karamel mempunyai karakter rasa manis yang berbeda-beda. Unik!


Minum saya order Mojito & Orange Juice. Mojito di madam tan segar dan mint-nya lebih kuat. Orange juicenya juga segar dan kental.

Sebuah tempat ngopi baru terletak persis di samping mirota palagan. Namanya Epic Coffee. Tempatnya luar biasa cantik. Terang dan lega. Ngopi disini dijamin puas untuk berfoto dan memamerkannya di jejaring sosial.


Semua yang ada di epic memang epic. Bahan-bahan yang digunakan untuk makanan dan minuman dipilih yang baik. Sehingga harganya juga epic.


Saya pesan croque monsier (42rb). Roti berlumur keju, dengan isi telur, daging asap dan alpukat. Mengenyangkan untuk ukuran roti.


Lalu ada juga grilled rosemary chicken (38rb). Ayamnya lembut, bumbunya enak. Tapi porsinya memang porsi-porsi cantik.


Walaupun andalannya kopi, tapi waktu ke sana lagi ga mood ngopi. Akhirnya saya pilih mango orange smoothie (34rb). Teksturnya sangat kental. Segar, dominan manis mangga dengan rasa asam jeruk di ujung.

Tuesday, October 1, 2013


Tempat minum green tea terbaru yang cukup jalan kaki dari kosan. Matchamu, di pogung baru blok C 5. Mereka punya teh yang "serius" semacam bancha, genmaicha dan gyokuro. Teh yang "fun" juga ada bisa pilih latte atau frozen. Matcha atau Hojicha. Range harga dari 6rb-18rb.


Yang diatas ini namanya matcha latte chocolate, matcha dengan whip cream dan sirup coklat. Matcha yang digunakan bagus karena kental dan rasanya pahit. Namun di penutupan gelas rasa matcha menjadi samar dan cenderung dominan manis berkat saus coklat dan whip cream. Cocok untuk yang suka manis.

 

Kalau yang diatas ini namanya hojicha latte shiratama. Hojicha itu matcha yang di bakar, jadi ada wanginya tersendiri yang khas dan susah dijelaskan tapi nikmat. Hojicha latte shiratama pakai es krim matcha dan mochi. Berhubung eskrimnya juga macha dan mochinya hambar jadi ga banyak merubah rasa, cocok buat yang suka manis ringan. 


Buat melengkapi duduk-duduk pesen fruit sticky rice. Sebenernya pesen ini karena kangen sih, jarang yang nyediain ketan buah. Biasanya populer di Thailand, Malaysia dan Sumatra dengan buah duren atau mangga. Tapi di Matchamu pakai buah melon. Ketan dengan fla manis campur buah, yum!


Terakhir ada Matchamu Rilette, nah menu prancis yang satu ini juga jarang ada dimana-mana. Biasanya sih dibuat dari daging babi, tapi tenang yang ini pakai daging sapi jadi halal hehehe. Rilette daging sapi "bejek" dengan lemak gurih pakai cracker, nagih!

Green tea yang digunain emang bagus dan enak. Tempatnya juga ga jauh dari kosan. Cocok lah buat nongkrong yang ga jauh-jauh. Barang-barangnya juga dari Ikea, sangat memanjakan hipster yang mau duduk-duduk cantik. 
foto dari: http://www.restobykamil.com/
Untuk memperkaya pengalaman kuliner dari berbagai negara maka saya mencoba makan di Mediterranea Restaurant Jalan Tirtodipuran. Sekaligus ingin tahu juga sebenarnya seperti apa sih menu-menu negara mediterania. Di Mediterranea ternyata cukup lengkap juga ada menu dari Turki, Yunani, Italia, Prancis & Maroko. Bingung untuk memutuskan akhirnya pilihan kami jatuh pada negara di timur mediterania.

Shish Kebab
Shish kebab itu kebab yang bentuknya di sate. Atau biasa juga disebut skewer kebab di negaa barat. Daging yang dipakai daging ayam, rasanya sedikit smokey dan asam karena penggunaan cuka balsamic. Disajikan dengan butter rice. Terong gaya bayildi turki ikut mendampingi, yaitu terong masak bawang. Rasa terong bayildi lembek berminyak dan sedikit pedas. Humus juga disajikan berperan sebagai cocolan, humus itu semacam saus kacang dengan minyak zaitun. Rasanya agak hambar dan berminyak.

Athens Steak
Lanjut saya pesan menu of the day mereka, Athens Steak. Oke berarti yang kali ini dari Yunani. Bedanya dari steak biasa, makannya pakai nasi bukan kentang. Disajikan juga dengan Terong Bayildi dan Humus. Lalu ada salad yang isinya keju, zaitun, bawang dan selada. Rasa saladnya berminyak dari zaitun namun tebal dan seikit asin karena keju dan gurih dari bawang. Daging steaknya sendiri sangat enak dan empuk. Tingkat kematangannya bisa diorder sesuai keinginan.

Tipikal rasa masakan Mediterania ternyata asam balsamic dan berminyak. Pengolahan dagingnya enak, tetapi mungkin untuk orang Indonesia yang biasa makan spicy maka akan kaget dengan pilihan bumbu masak yang jauh berbeda. Di Mediterranea Restaurant range harganya rata-rata 50rb keatas untuk main course. Mediterranea akan menawarkan pengalaman yang bagus bagi petualang makanan, namun jangan coba-coba untuk yang tidak biasa ganti-ganti menu makanan.
brongkos ceker
Halo semua, apa kabar? Semoga baik-baik saja. Maaf kalau blog ini seperti hidup segan mati tak mau. Habis yang biasa nulis lagi sibuk nulis skripsi. Kalau menulis skripsi semudah dan semenyenangkan menulis laporan jalan-jalan kuliner sih sudah pasti lulus dari semester kemaren. Hahaha.

Sebelum lulus dan meninggalkan kota Jogja tercinta, sekarang mau bahas kuliner khas Jogja yang suka kelewat. Namanya Brongkos. Walaupun katanya asli Jogja saya justru malah nyoba brongkos pertama kali di Solo, aneh memang. Selain itu juga nama brongkos juga jarang disebut sebagai kuliner Yogyakarta, kalah telak dari gudeg. Kasihan, padahal ga kalah enak.

brongkos daging + telur

 Yang di review kali ini adalah brongkos tempel. Mereka punya cabang asli di kota sleman, tapi saya makan di jalan jembatan merah biar deket. Brongkos itu apa sih? saya juga ga tau definisi aslinya tapi yang jelas tiap saya makan brongkos pasti selalu berkuah hitam menggunakan kluwek dan kacang. 


Rasa dasarnya gurih asin sedikit manis. Saya lebih suka ditambahin cabe biar lebih greget. Penambahan cabe ga merusak rasa, tapi memperkaya. Kalau ga suka pedes rasa dasarnya sendiri sudah enak. Pas udah abis nasi kuahnya di cocolin pake kerupuk juga masih oke. Range harga di Brongkos Tempel mulai dari 8rb-25rb. Ada berbagai macam isi dari tahu, telur, ceker, daging, iga dll.


Yuk kenalin brongkos ke temen-temen yang lagi liburan ke Jogja. ;)