Friday, January 31, 2014



nila bakar

Warung Suka-Suka sangat mudah dicari karena lokasinya ada di pinggir Jalan Kaliurang km 5, seberang Toko Roti Parsley. Suka-suka menyajikan berbagai macam menu bakar-bakaran maupun goreng-gorengan. Ada ayam, lele, bandeng, nila, kakap, bawal dan cakalang. Harganya mulai dari 7rb sampai 15rb. Harga nasi di suka-suka 4rb, semua porsi nasi akan dimasukkan ke dalam termos nasi kecil. Porsi nasinya bisa dibilang sedang tidak terlalu berlimpah tapi juga tidak sedikit.


kakap bakar

Yang membuat menarik di suka-suka bukanlah pilihan lauknya, melainkan pilihan sambalnya. Apapun menu yang anda pesan baik goreng atau bakar akan disajikan tiga jenis sambal. Ketiga jenis sambal tersebut rasanya maktratap semua. Terserah anda mau pilih jenis sambal yang mana, suka-suka. Ada sambel ijo  yang ini cukup ringan tingkat kepedasannya. Lalu ada sambal bajak yang warnanya merah yang ini lebih pedas sedikit dari yang hijau, medium. Nah untuk yang sambal berwarna jingga adalah sambal goreng yang ini paling ultimate pedasnya pakai kemiri. Apapun jenis lauk yang di pesan dijamin letak kenikmatannya ada di sambel ini, pilihan lauk di suka-suka hanyalah selera tetapi nyobain sambel disini hukumnya wajib!


sambel maktratap



Ada banyak warung yang jualan siomay. Tapi untuk siomay berbahan seafood (selain ikan) ga banyak. Nah kalau mau nyobain siomay yang seafood boleh mampir ke Siomay Bandung Asli Kang Otong. Biasanya siomay dibuat dari tenggiri tapi disini juga ada siomay cumi dan siomay udang. Cabang Kang Otong ada banyak di Jogja, saeperti di Concat & Gedong Kuning tapi saya coba yang di cabang Godean.


Rasa kuah siomay di Kang Otong sangat manis, karena saya suka pedas jadi saya tambahkan cabe banyak sekali. Tekstur siomaynya memiliki kekenyalan yang pas. Dan rasa siomay cumi dan udang terasa sangat menonjol dan unik karena berbeda dari rasa siomay kebanyakan. Harga siomay di kang otong masih terjangkau mulai dari 6-12rb rupiah saja.


Thursday, January 23, 2014



Pertanyaan : apakah kuliner yang pantas mendapat pengorbanan berupa perjalanan jauh dan bolos kerja? Mie Ayam Goreng Seyegan jawabannya.



Kamis itu saya bolos kerja (lagi). Tujuan saya cuma satu, mencoba mie ayam goreng Seyegan yang cuma buka sampai jam 1 siang, bahkan kadang jam 12 sudah habis total. Ini karena langkanya Mie Ayam Goreng yang enak di Jogja setelah Kantin Fisipol UGM menghilang tanpa jejak. Saya sempat mencoba tempat yang menjual mie ayam goreng di daerah lain namun masih kurang cocok.

Perjalanan ke lokasi Mie Ayam Goreng Seyegan pun tidak dekat, apalagi dari rumah saya. Seperti menyebrang dari Selatan ke Utara. Saya untungnya ditemani oleh pemandu kecil yang tingginya tidak jauh berbeda dengan Dora, yaitu Kiki The Explorer. Rumah Kiki ini juga Seyegan dan dia kebetulan sudah mencoba mie ayam yang katanya "Endes Banget" ini.



Akhirnya saya sampai! Setelah menempuh perjalanan selama 40 menit dari rumah sampai Margokaton, lokasi Mie Ayam Goreng ini. Porsi mie ayam ini standar sih, tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil. Dengan topping ayam , acar timun, sawi hijau dan yang unik adalah sawi hijau Mie Ayam ini benar-benar mengugah selera cukup dari tampilannya saja. Ketika mulai makan, duh gusti.. paduan sawi yang masih kriuk karena cuma direbus setengah matang, acar timun dan potongan daging ayam yang besar, diakhiri bumbu mie ayam goreng yang meresap ke mienya benar-benar membuat saya lupa betapa jauhnya lokasi ini dari rumah saya. Istilah kerennya untuk Mie Ayam ini adalah, mie ayam yang membuat kangen. Pantas saja, belum sampai sore Mie Ayam ini sudah habis. Oiya sebenarnya ada Mie Ayam biasa sih disini tapi masih jauh jauh cuma mau nyobain mie ayam yang biasa aja sih? :p


Kiki The Explorer, guide kami hari ini. (@ikianakiono)


Dio, founder Hungerranger.com (@merancia)


Lokasinya ehem. Saya paling malas menulis bagian ini sebenarnya. Jadi ketika anda dari Jl.Magelang, beloklah ke kiri arah terminal Jombor. Ikuti jalan terus sampai bertemu Pohon Beringin, belok kiri. Kemudian ketika bertemu perempatan cebongan (pasar cebongan) yang ada tugunya. Terus ke barat, sampai bertemu desa MargoMulyo. Nah itu masih terus ke barat sampai anda bertemu gapuro bertuliskan Desa Margokaton dan Puskesman Seyegan. Ke barat terus melewati hamparan sawah dan carilah ruko yang ada di timur Puskeswan Seyegan. Warung ini memang unik, tidak menggunakan plang-plang. Hati-hati juga salah memilih yang KW. Pokoknya yang asli ada di ruko sebelah Puskeswan.

Selamat berburu!




 Mie Ayam Goreng Mekaton Seyegan

Mie Ayam Goreng 8.000

Es Jeruk 2000



Monday, January 20, 2014


Saya doyan nyobain macem-macem makanan dari berbagai penjuru di dunia. Paling terakhir nyobain rumah makan dengan kultur kuliner asing tematik terakhir adalah di Mamo. Mereka menyajikan menu-menu dari Timur Tengah. Posisi Mamo adalh di Jalan Gejayan ex Igoya & Pondok Cabe. Menu berat yang mereka sajikan ada berbagai macam nasi-nasian, ada juga snack. Yang jelas mereka sangat banyak menggunakan rempah-rempah.


Ini nasi kebuli spesial, karena spesial dagingnya dua jenis, kambing sama ayam dan pakai telor. Porsinya kurang gede dikit sih, tapi overall ok. Bumbunya kerasa. Harganya 18rb.


Kalau yang ini nasi kabsa kambing+telor, seperti perpaduan nasi goreng sama nasi kebuli. Rasanya juga hampir mirip-mirip tapi bedanya nasi kabsa lebih kering dan dagingnya digoreng. Harganya 14rb.


Kalau yang bosan dengan gurih spicy boleh coba order nasi tomat kambing. Gurihnya nasi tomat lebih ke arah asam asin, jadi rasanya beda dengan nasi-nasi diatas yang dominan spicy. Harganya 12rb.


Makanan berat lain ada Tauto. Tauto seperti soto pakai tauco, makannya pakai ketupat. Kuahnya berwarna merah, sangat berempah. Tapi ga semua orang bakal cocok sama menu ini, saran saya sih untuk yang sudah biasa dengan tauco saja. Harganya 9rb.


Di menu snack ada samboosa, isi dua harganya 8rb. Seperti pastel, digigit renyah dan terasa gurih pedas kari. Enak. Direkomendasikan kalau ke sini!


Snack lain ada roti canai. Yang saya order adalah canai gula. Harganya 5rb rupiah saja. Canai disini teksturnya empuk banget, kata temen yang nyoba mirip roti maryam. Saya sendiri ga tau apakah ada perbedaan canai sama roti maryam karena menurut saya memang sama saja. Sama kaya samboosa, snack-snack di mamo malah lebih menonjol. Direkomendasikan!


Ga hanya makanan yang berrempah, di Mamo minumanpun yang spesial pakai rempah. Saya coba order susu bumbu (5rb). Sekilas rasanya seperti bandrek. Dominan manis namun hangat di tenggorokan karena rasa dari rempah-rempah di dalamnya. Cukup berat (karena hanya ada penyajian panas) tapi Enak!


Kopi pun di mamo juga berrempah. Kopi bumbu namanya (5rb). Untuk yang ini bisa saya bilang minuman serius. Hanya yang biasa minum kopi hitam yang boleh order ini. Rasanya bold dan semakin hangat karena rempah. Bukan kopi mainan atau unyu-unyuan, tapi tetap boleh coba order bagi yang ingin mencoba varian kopi yang tidak biasa ditemui di tempat lain lazimnya.

Bakmi Jakarta sudah ada lama di Jakal, tapi ga tau kenapa selalu kelewatan. Tempatnya seperti tertutup dan susah terlihat. Sudah lama pengen nyoba dan akhirnya minggu kemaren kami berhasil makan disana. 


Pertama kami coba ketoprak, rasanya bisa dibilang lumayan. Bukan ketoprak yang terbaik tapi bukannya ga enak, mungkin karena memang bukan menu utamanya. Porsinya sendiri cukup mengenyangkan, bukan sekedar ketoprak untuk sarapan tapi juga cocok untuk makan siang. Harganya 10rb


Menu selanjutnya adalah mie ayam spesial. Harganya cukup mahal untuk ukuran Jogja, 15rb. Isinya ada dua buah pangsit dan dua buah bakso. Kuahnya menggunakan minyak wijen. Waktu pertama mencoba kuahnya lidah sedikit tidak terbiasa dan ragu apakah mie ayam ini akan menjadi menyenangkan. Ternyata dugaan saya salah Begitu kuahnya dicampur dengan mie dan sambal barulah terasa kombinasi yang mantap. Cukup unik karena tidak banyak yang mengolah mie ayam dengan minyak wijen.


Buat para penggemar mie ayam, Bakmi Jakarta boleh dicoba. Kalau ke Jakal jangan kelewatan, posisinya seberang toko Buah atau samping selatannya Parsley.

Tuesday, January 14, 2014


Lidah harus seimbang, kalau sudah kebanyakan makan savoury pasti pengen yang manis-manis. Dalam mengobati kerinduan terhadap hal yang manis-manis sudah ada beberapa patisserie yang siap memanjakan lidah di Jogja.  Tapi baru Momo yang mengklaim sebagai dessert bar. Momo ada di Jalan Colombo, di bagian ruko-ruko seberang lapangan UNY. Tempatnya tidak terlalu besar tapi cukup unyu-unyu yang pastinya disukai perempuan. Ada banyak menu yang unik menurut saya di Momo. Mereka punya Japanese Parfait (18-21k) Korean Pat Bing Soo (28k) Japanese Honey Toast (22-29k) Hong Kong Toast (14-19k) French toast (18k) dan menu-menu lainnya. Minumannya juga ga kalah menarik ada Malaysian White Coffee, Wintermelon Tea, Sour Plum Tea, Wheatgrass Drink, American Frappe & Taiwanese Bubble Milk Tea dengan range harga 7-13k.


Menu pertama yang saya pesan di sini Japanese Mango Parfait. Aslinya Parfait datang dari Prancis. Parfait mempunyai makna perfect atau sempurna. Parfait yang dari Prancis menggunakan bahan telur, krim dan alkohol. Tapi di Momo mereka menggunakan gaya Jepang yaitu menggunakan buah dan eskrim. Rasanya enak, kaya rasa, kaya tekstur, asam manis paduan lembutnya eskrim vanila dan buah mangga yang juicy sekaligus crunchy dari cornflakes. Sempurna.


Selanjutnya saya pesan Banana Cheese Honey Toast. Padahal saya cuma pesan yang mini, tapi ukurannya 4cm. Bahan-bahannya roti, eskrim vanila, pisang sama krim keju. Rasanya enak, rotinya ga keras. Manis dan ngeyangin banget!


Minuman saya pesen Winter Melon Tea. Buah winter melon biasanya disebut buah beligo di Indonesia. Jarang dengar? sama, saya juga. Di Malaysia buah ini disebut buah kundur, minuman dari buah kundur sudah sangat populer di Malaysia. Bahkan versi minuman kaleng dari buah kundur sudah banyak di Malaysia. Saya senang sekali begitu tahu Momo jual Winter Melon Tea. Rasanya sesuai dengan yang saya harapkan, manis lembut tapi menyegat dan menempel di lidah.


Pelayanan di Momo sangat ramah, dan ada wi-finya juga. Namun yang perlu diingat karena tempatnya tidak besar jadi ada kemungkinan ramai atau penuh. Terakhir dari saya, tempat ini sangat direkomendasikan buat penggemar manis.



Beuh, dicariin bertahun-bertahun akhirnya ketemu juga. Jadi begini, Asinan Bogor bisa dicari di Jalan Kaliurang Km 6 depan Kimia Farma. Jualannya pakai gerobak warna biru, ngakunya udah jualan sekitar 5 tahunan, saya yang terlambat ngeh. Satu porsi harganya 6rb saja, ada asinan buah atau sayur. Yang diatas ini adalah penampakan asinan sayur ada wortel, tahu, toge, dll.


Yang ini asinan buah ada salak, pepaya, jambu, nanas, dll. Buat saya asinan sayur dan buah rasanya hampir sama, tinggal pilih sesuai selera. Asinan Bogor Jalan Kaliurang rasa kuahnya ga sekuat yang asli di Bogor semacam Asinan Yenny, Gedung Dalam, ataupun buatan Ibu Saya (hahaha). Disini rasa kuahnya lebih tipis, tapi tetap terasa enak dan pas asam asin pedasnya, bisa mengobati kangen asinan bogor ataupun buat orang Jogja yang pengen nyobain asinan Bogor.


setiap porsi sudah dilengkapi sambel hijau dan kacang. untuk kerupuk kuningnya jangan dilewatkan, menambah kenikmatan, biar kres kres kriuk kriuk gitu, satunya seribu rupiah saja.

Telat banget sih sebenernya, tapi biarin lah kan belum masuk index di sini. Jadi pada suatu malam, menemani seorang teman yang (masih) ngidam iga maka mampirlah kami kemari. Terakhir makan kesini 2012 kalau ga salah, perubahan yang beda cuma tempatnya makin besar dan harganya juga makin besar *sigh*.


Harga iga bakar disini start dari 39rb yang special size dan cut size (sudah dipotong). Lalu ada ukuruan single bone 44rb dan double bone 49rb. Harga nasi putih 4rb. Bumbunya bisa pilih masak konro/pedas/madu/bbq/lada hitam. Tapi untuk masak balado dan belacan sudah ada paket Double Bone + nasi cuma 44rb.


Ini yang single bone masak konro. Rasanya sangat asin dan sayang kuahnya ga pake kacang. Untuk porsinya pas dagingnya juga lembut. Sayang porsi nasinya juga ga nendang.


Kalau yang ini paket balado, saya pikir paket dapetnya iga yang kecil, ternyata justru yang besar. Hemat kalau begitu. Porsi iganya pas, bumbunya lumayan, ya balado pedas tipikal masakan Minang, hehe. Sama seperti yang konro kami kurang puas di nasi, kurang banyak. 

Yeah, silahkan berkunjung bagi para pencari Iga Bakar.

Monday, January 13, 2014

Bagi penggemar es krim atau gelato di Jogja mungkin harus coba cafe yang satu ini, Mary Anne's Ice Cream dan Pancake. Cafe yang menyajikan banyak varian es krim ini berlokasi di Jl.Mrican Baru no.18, belakang Universitas Atma Jaya, persis disebelah Burjo Mendem Duren. Semua menu di Mary Anne's adalah home made ice cream.


banyak kaan pilihan es krimnya :9

Kunjungan pertama saya ke Mary Anne's ini saya pesan Green Tea Ice Cream dan Good Time Ice Cream. Segala olahan green tea memang favorit saya, termasuk eskrim. Green Tea Ice Cream di Mary Anne's rasa green teanya lembut, mungkin karena komposisi creamnya lebih banyak. Sedangkan di Good Time Ice Creamnya saya suka potongan cookies yang membuat makan es krimnya gak membosankan.

Good Time Ice Cream dan Green Tea Ice Cream

Selain itu saya pesan Milo Ice Cream dan Nutella Ice Cream, rasanya ya bisa menebak lah pastinya :p. Tapi ada yang beda di Milo Ice Creamnya, rasanya lebih enak dari milo yang biasanya, jangan-jangan pakai milo yang dari Malaysia, gosipnya kan milo Malaysia lebih enak, hehehe.. Nuttela Ice Creamnya juara, enak banget deh! ada coklat-coklatnya nutella gitu. nyam!

Nutella Ice Cream dan Milo Ice Cream

Berhubung di kunjungan pertama saya dapat 2 voucher free satu scoop, jadi 3 kemudian saya kesini lagi hihi.. Oia, harga es krim di Mary Anne's untuk scoop pertama Rp 10.000 dan Rp 7.000 untuk scoop selanjutnya. Saat pilih-pilih es krim juga kita boleh cobain dulu loh, waiternya dengan ramah mengambilkan satu sendok kayu kecil untuk mencoba eskrim di freezernya. Setiap pesan es krim juga diberi segelas kecil air putih :)

Kunjungan kedua, saya mau coba eskrim rasa buahnya, saya pesan Strawberry Yoghurt Ice Cream dan Durian Ice Cream. Rasa dari Strawberry Yoghurtnya agak masam, mirip sorbet sih rasanya. Durian Ice Creamnya buat saya ingat rasa ice cream durian yang biasa ada di kondangan, tapi jauh lebih enak hihi. Saya merekomendasikan Durian Ice Creamnya :D

Durian Ice Cream dan Strawberry Ice Cream

Lanjut saya pesan Nescafe Ice Cream dan Oreo Ice Cream. Untuk rasanya mirip dengan namanya, yang Nescafe Ice Cream ada rasa kopinya dan  Oreo Ice Creamnya bertekstur sama dengan Good Time Ice Creamnya, dengan rasa yang Oreo banget..

Nescafe Ice Cream dan Oreo Ice Cream 

Selaim es krim, di Mary Anne's juga menyajikan pilihan menu lainnya, yang spesial adalah Pancakenya, tapi sayang saya belum coba, mungkin lain kali :). Dari daftar menu, harga pancake berkisar 8-36rb, tergantung toppingnya. Menu snacknya berkisar di harga 11-18rb dan minuman 4-13rb. 



Menu di Mary Anne's 

-----------------------------------------------------


Mary Anne's buka Resto baru di jalan kebonsari dua alias jalan sudirman jalan gedenya. Gangnya di belokan sebelum Bank Mandiri Sudirman. Tempat yang disini lebih enak, tapi sayang harganya lebih mahal.


Kami coba affogato. Affogato itu adalah espresso siram eskrim. Rasa eskrim yang disajikan sudah ditentukan dari Mary Anne's yaitu tiramisu dan kit-kat. Enak, pahitnya kopi bersatu dengan manisnya eskrim. Harganya 36rb.



Selain itu kami juga memesan nachos (27rb) Sambel nachosnya ga terlalu nendang, tapi nachos disini punya tekstur yang unik karena tidak full crispy melainkan sedikit tebal dan lembut seperti roti di tengah dan crispy di pinggiran saja.


Terakhir kami punya pesanan ice blend green tea (36rb) rasanya lembut enak, manis, dengan campuran eskrim juga rasanya pas dan menyegarkan!


Lagi jalan-jalan tiba-tiba nemuin foodcourt baru di jakal km 7. Tajuk foodcourtnya sih Beverly Hills & Aneka Kuliner, tapi ga nyobain Beverly Hills karena dibawah banyak. Disini kita malah nyobain Piesta Duren. Sebelumnya Piesta Duren punya cabang di Taman Siswa dan Palagan, tapi kami belum pernah mencoba. Seperti biasa, duren wajib dicoba!


ada macam-macam sup duren. juga ada milkshake dan pancake duren. beberapa menu adalah non-duren. jadi aman buat ngajak temen yang ga suka duren, range harga dari 6-20rb.


Akhirnya pesanan kami jatuh pada sup duren piesta de coco  (12rb) dan pancake duren (10rb). Sayang ternyata rasanya kurang memuaskan, duren di pancakenya kurang penuh. Begitu juga dengan sup duren, durennya terperangkap dalam es batu dan tidak melimpah, sehingga rasanya seperti es nata de coco. Rasa duren tetap enak, tapi yang disajikan di Piesta Duren cenderung sedikit buahnya. Semoga kedepannya bisa lebih berlimpah.