Sunday, December 15, 2013


Sebenernya ragu harus nulis ini atau enggak. Pastinya warung penyetan yang satu ini udah sangat terkenal di kalangan anak UGM & UNY. Yang membuat warung mas kobis ini terkenal adalah bisa memilih berapa banyak cabe yang mau diulek. Kedengarannya biasa aja kan ya, tapi mungkin juga karena pelanggan suka iseng pesen cabe banyak atau lomba banyak-banyakan cabe lawan temen yang ngebuat tempat ini jadi terkenal. 

Sebenernya saya juga ga tau sih kenapa terkenal, hipotesis di paragraf sebelumnya karena sotoy aja. Seperti warung-warung penyeran yang lain menunya ada tahu, tempe, telor, ayam, terong, kobis goreng, dkk. Harganya juga standar warung penyetan. Harga mahasiswa, tidak menyakitkan kantong.


Nah ini penampakan pake cabe 5 dikiri dan 35 dikanan. Sekedar saran, mending kamu pesen sendiri dan bilang cabenya berapa ke masnya. Kalau kamu titip temen rawan dikerjain sehingga kamu dapet cabe yang lebih banyak daripada yang kamu mau. Gosipnya paling banyak disini ada yang pernah makan 200 cabe, gatau deh abis itu nasibnya gimana. Ingat makan cabe terlalu banyak bisa menyebabkan sakit perut bahkan kolaps, jadi dimohon bijak dalam mengkonsumsi cabe. Dalam segi rasa sebenarnya rasa penyetan di mas kobis lumayan apabila menggunakan sedikit cabe. Cuma entah mengapa orang-orang sangat suka memilih pedas sekali yang menurut saya malah jadi hilang rasanya karena yang muncul di lidah cuma sensasi pedas tanpa ada rasa lain.

Kalau merasa cabenya kebanyakan, sebelum makan bisa disisihkan dulu walaupun mungkin agak makan waktu. Memesan nasi lebih tanpa cabe untuk dicampur bisa jadi solusi juga untuk mengurangi tingkat kepedasan cabe. Memesan minum lebih sebelum makan juga bisa jadi langkah bijak dalam menangkal pedas. Alamat Mas Kobis ada di pertigaan Gang Alamanda & Gang Guruh. Selamat mencoba.

Tagged: , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Post a Comment