Wednesday, May 22, 2013


Setelah beberapa cabang di Jakarta, Bong Kopitown akhirnya buka cabang di Jogja dan satu-satunya di luar Jakarta (untuk saat ini). Sebelumnya saya sudah pernah dengar tempat ini, dan diceritakan bahwa Bong Kopitown  adalah kopitiam bertema seperti penjara. Membuat penasaran, tidak perlu menunggu lama hari pertama saya langsung kesana. Lokasinya ada di Sagan.


Ternyata suasana penjara tidak menakutkan seperti yang dibayangkan. Karena motto mereka adalah The Happiest Prisoner on Earth. Tempatnya bersih dan terang, beda dengan bayangan penjara sebagai tempat yang kumuh dan gelap. Di Bong Kopitiown mereka juga punya koleksi beberapa benda antik.



Disini tidak ada buku menu, karena menunya di tulis di koran. Menu-menu disini adalah menu-menu peranakan kopitiam. Harganya mulai dari 10-30rban saja. 


Pada kunjungan pertama, saya pesan nasi penjara sebagai menu andalan mereka, Penang Fried Noodle (30rb) dan Rujak Singkawang (20rb) karena saya penasaran. Minumnya pesan Soya Milk (12rb) dan Ice Tea (6rb). Penang Fried Noodle rasanya lumayan dengan potongan udang dan bakso rasanya tidak terlalu manis dan lebih menonjol gurihnya. Selanjutnya Nasi Penjara, nah memang recommended yang ini, bukan sekedar andalan tapi memang enak rasanya. Padahal penyajiannya sederhana saja, hanya nasi disiram kuah yang berisi sayur, bakso, udang, telur dan jagung, rasanya hangat gurih maknyus! Yang terakhir Rujak Singkawang. Sama seperti rujak biasa, bedanya? ada di taburan ebi! Jadi bukan hanya manis asam pedas yang ada di rasa rujaknya, tapi juga gurih! Disini semuanya gurih, hahaha, kecuali minumnya, rasa Soya Milk dan Ice Tea tidak perlu dijabarkan lagi bukan? Itu adalah menu-menu yang saya kunjungi di hari pertama, sekarang saatnya untuk menu-menu di kunjungan kedua.


Puas pada kunjungan pertama membuat saya ingin berkunjung lagi. Pada kunjungan kedua saya tidak terlalu lapar, jadi mau pesan menu cemal-cemil saja buat nongkrong selayaknya fungsi kopitiam. Saya pesan Es Jadoel Ketan Hitam (12rb, ada pilihan lain juga: durian & kacang hijau), Fried Banana with Kaya (15rb), dan Ham Pan (10rb). Karena sengaja memesan cemilan manis, minumnya saya pilih teh tawar agar tidak merusak rasa. 


Ini penampakan Es Jadoel Ketan Hitam. Benar-benar jadoel bentuk rotinya dan potongan es-nya. Rasanya? Wah ga kalah jadoel juga, klasik! Walaupun jadoel dan sederhana saya suka sekali rasa es ketan hitamnya, tapi sayang teksturnya model es keras, bukan es krim. Ukurannya cukup besar sih, di makan berdua juga bisa.


Lanjut ada Fried Banana with Kaya, kalau bahasa mudahnya sih Pisang Goreng pake Srikaya. Saya pikir porsinya dikit aja buat personal, ternyata lagi-lagi lumayan, berdua juga bisa. Pisang Gorengnya asik, pisangnya lembut dan digoreng menggunakan breadcrumbs, jadi kres-kres di setiap gigitan, terus yang buat makin asik adalah cocolannya pake srikaya! Rasa cocolannya manis, tapi light. Bertambahlah kenikmatan pisang goreng renyah ini dicocol manisnya srikaya.


Terakhir ada Ham-Pan. Ham-Pan adalah menu andalan mereka juga. Isinya adalah bubur (seperti bubur sumsum) yang ditaburi lobak dan ebi. Rasanya gurih, mungkin sedikit kegurihan karena toppingnya kebanyakan. Kalau dikurangin dikit, enak kok. Dan lagi-lagi seperti dua menu diatas, menu ini terlalu besar juga untuk cemilan.

Overall tempat ini makanannya enak, walaupun meja dan kursinya yang agak kaku mungkin membuat orang tidak berpikir ini adalah tempat nongkrong. Padahal sih cuek aja, ada yang bersofa juga kok, walau cuma dua meja. Sejatinya kopitiam, duduklah lama-lama dan ajaklah teman, apalagi menu cemilnya yang terlalu besar untuk cemilan sangat bisa dijadikan menu untuk saling berbagi.

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

4 comments:

  1. ga dicantumin harga permenu nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. harga dari menu yang di pesan udah dicantumin, buat menu yang lain ga hafal.. range dari 10rban - 30rban.

      Delete