Tuesday, August 4, 2015


Mengejutkan. Tiba-tiba saya punya tetangga restoran Sunda. Besar pula restorannya. Karena kaget pulang-pulang nemuin ginian yaudah sekalian silaturahmi deh kesana.


Tempatnya asik banget, semi indoor. Ada duduk ada lesehan. Tiga tingkat semilir angin semua. Ga panas walaupun ga ac-an.


Menu-menunya udah jelas, sundaan. Yang saya rekomendasiin buat nasinya coba pakai nasi jambal. Mantep ini gurih-gurih asoy. Kalau mau nasi timbel atau nasi putih biasa juga ada.


Menu pembuka sempet coba rujak pengantin. Walaupun yang ini lebih ke arah Betawi tapi mantep juga. Bahannya fresh, renyah. Kuahnya juga asem-asem kental pas.


Snack coba pesan bakwan jagung. Bukan sembarang bakwan ini, pake oncom, jadi lebih nendang isinya. Direkomendasikan!


Main course sempet coba ikan menari. Sayang cuma ikan goreng kering biasa dengan sambal kecap. Kurang spesial.


Untuk yang unik, daun ginseng cah sapi ini mantap. Gurihnya memiliki rasa sensasi pahit-pahit nikmat tersendiri.


Minumannya yang direkomendasikan es pala mangga. Segar sekali, manis-manis asam sekaligus ada pedasnya pala yang greget.

Penutup, brownies sundae. Walaupun bule, ternyata enak juga! Browniesnya padat dengan isian kacang dan kismis. Semakin lembut dengan krim dan es krim plus semakin manis dengan saus coklat.


Leuit Ageung memang sedikit mahal. Namun untuk rasa boleh dicoba, terutama tempatnya yang sangat nyaman untuk makan keluarga.

-----

Leuit Agueng

Taman Yasmin Sektor 4 (Seberang Kantor Pemasaran)

Range Harga: 10-90k

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:


Tagged: , , , , , , , , , , , ,

1 comment:

  1. Tempatnya emang enak.
    Bakwan? Bener nener tooop.

    Untuk harga kurang tau, entah mahal, sedeng atau murah.
    Soalnya wkt itu disana masang stiker kaca, jd makan minum ga bayar hehe

    ReplyDelete