Monday, February 10, 2014



Sepertinya saya sudah menemukan tempat favorit baru untuk memuaskan lidah dalam icip-icip duren. Namanya Sop Duren Lodaya, menurut pengakuan mereka asalnya dari Bogor. Tapi selama tinggal di Bogor saya belum pernah main ke Sop Duren Lodaya. Taunya Lodaya ada Mcd sama tempat ngetem angkot. Malah nyoba pertama kalinya di Jogja. Lokasi Sop Duren Lodaya di Jogja ada di ruko Babarsari timur SPBU yang sejejeran dengan KT Laresolo, Artemy, Socius, Black Canyon, dll.

Begitu sampai di depan sop duren lodaya bau duren sudah tajam menyengat hidung. Dijamin kalau anda memaksa orang yang tidak suka duren kesini niscaya walaupun mereka tidak makan tapi bisa pingsan karena nyium baunya. Sebaliknya bagi pecinta duren, ini seperti surga. Tempat duduk terbagi dua, lantai bawah untuk non smoking dan lantai atas untuk yang smoking.

Menu sop duren ada berbagai macam. Tidak ingat nama-namanya yang jelas ada yang pakai buah-buahan, ada juga cendol duren, atau sop duren isi ketan/kacang/roti/brownies pokoknya banyak sekali jenisnya. Porsinya ada dua jenis yang pertama namanya pas (kecil) dan satu lagi porsi mabok (besar). Range harga untuk sop duren start dari 13-25rb. Sop Duren Lodaya sangatlah luar biasa, karena alih-alih seperti sop duren lain yang durennya sedikit es batunya banyak di Lodaya justru bisa disebut makan sop, karena durennya maksimal lembut manis seperti buah langsung dioleskan kepada isian, sama sekali tidak terasa seperti sop yang harus diseruput. Untuk ukuran snack atau penutup sop duren cukup mengenyangkan, jadi pastikan anda punya waktu santai agar nikmatnya terasa maksimal.


Selain sop duren saya coba pesan pempeknya (14rb) mengejutkan ternyata rasanya lumayan juga. pempeknya lembut, sudah pakai mie kuning pula, kuahnya pedas mantap. Selain pempek mereka juga punya makanan ringan seperti siomay/batagor. Makanan berat juga ada seperti nasi goreng, nasi ayam dengan harga rata-rata belasan ribu. Minuman juga dijual beragam, salah satunya jus duren. Tapi saran saya lebih baik untuk pesan air putih saja sih, karena minuman manis akan menjadi hambar karena manisnya duren, atau bahkan minuman manis justru bakal bertabrakan dengan rasa sop duren.


Foto terakhir sebagai penampakan tempat. Maaf review kali ini tidak banyak fotonya. Saya benar-benar larut di dalam sebuah pengalaman makan sop duren yang sangat luar biasa sehingga lupa untuk foto-foto lebih banyak.

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 comments:

  1. "Larut di dalam sebuah pengalaman makan sop duren.." kayaknya worth to try nih..

    ReplyDelete
  2. iya beneran worth it kok, cobain aja. :D

    ReplyDelete
  3. di yogya sdh ada...di jakarta udh ada blm ya..??

    ReplyDelete