Friday, November 29, 2013


Sate Kambing Pak Dakir Sejak 1966.  Saya menggumamkan kata keren dalam hati, mereka sudah buka sejak terakhir kali Inggris menang Piala Dunia. Bedanya Sate Pak Dakir selalu berjaya sementara Timnas Inggris semakin modern prestasinya semakin merana, hahahaha. 


Menu yang spesial disini ada tiga: sate kambing, tongseng, sama nasi goreng pliket. Tapi tiap kesini belum pernah tertarik coba nasi goreng pliket selalu sate sama tongseng. Walaupun warung yang berada di jalan HOS Cokroaminoto (seberang pasar klithikan) ini terlihat sederhana tapi rasanya luar biasa. Bumbunya khas dan buat kangen kalau udah lama ga makan ke sini. 


Sate kambing di Pak Dakir seporsinya disajikan 5 tusuk seharga 10rb. Belum termasuk nasinya 2rb. Memang kalau masalah porsi agak sedikit cantik. Kalau biasa makan banyak maka mungkin akan terasa kurang. Daging kambingnya enak empuknya sudah pas. Kuahnya kecap yang sangat kental dan manis.


Kalau ga cocok dengan rasa manis tambahin potongan cabe atau acar. Nah, saya suka banget kuahnya kalau udah dimasukin potongan cabe. Jadi kental manis pedes (banget kalau cabenya banyak). Enak banget deh, rasanya ga cukup seporsi.


Tongseng bisa pilih isinya apa. Favorit saya sih tongseng balungan. Sama dengan sate tongseng harganya 10rb belum termasuk nasi. Oh ya rasa tongseng disini juga manis seperti sate. Tapi manisnya bukan merusak justru memperkaya rasa yang sudah gurih dan pedasnya tongseng yang menghangatkan. Baik sate dan tongseng dua-duanya berbumbu khas, susah dijabarkan tapi jelas beda rasanya dengan sate atau tongseng yang lain. Terus penutup kalau kuah sate sama tongsengnya masih ada enak banget dicocol pake kerupuk. Uh, maknyus! Sate Kambing Pak Dakir salah satu favorit deh. Harus coba.

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Post a Comment