Sunday, December 25, 2016


Dua hari terakhir kami di Filipina dihabiskan dalam resort Solea Mactan. Karena ukuran resort yang sangat besar dan lokasinya jauh dari perkotaan kami selama dua hari hanya makan di dalam resort saja. Resort yang sangat nyaman dengan fasilitas lengkap, direkomendasikan untuk menginap apabila anda berniat bersantai di Lapu-Lapu City.


Resort ini dipenuhi oleh turis-turis dari Korea, sehingga resto mereka memiliki menu Korea sangat banyak. Uniknya mereka juga punya menu ASEAN. Dua menu dari Indonesia yang masuk di Earth adalah rendang daging dan nasi goreng sayur. Cuma, saya belum tertarik untuk makan makanan Indonesia dari dapur Mas Pinoy dan Mbak Pinay. Jadi dalam dua hari di resort saya mencicipi menu Korea dan lokal Filipina.


Sebelum memesan kami sudah diberikan makanan pembuka. Padahal waktu menunggu makanannya datang tidak lama. Sederhana, tapi nice gesture.


Inilah pesanan kami pada hari pertama, nasi goreng kimchi. Disajikan porsi sedang, cukup untuk dua orang plus tambah. Mungkin tiga orang juga cukup. Nasi goreng dengan rasa gurih keju bercampur asam pedas dari kimchi.


Selain nasi goreng kimchi kami juga memesan ayam goreng korea. Ayamnya sangat crispy, gurih di kulit, super duper ekstra manis pada bagian daging. Satu porsinya isi 12 ayam yang ukurannya bisa dibilang... belum pernah menemukan ayam goreng Korea sebesar itu di Indonesia... Porsi 12 potong ayam goreng Korea ini cukup untuk makan 3-4 orang.


Bukan, gambar di atas bukan menu undangan pernikahan yang terselip. Makanan di atas adalah Spicy sotanghon guisado, seafood adobo & chicken sausage. Terdengar eksotis bukan? Ya, ya, sotanghon guisado kalau diartikan ternyata adalah bihun rebus! Dan spicy di Filipina harus dipertanyakan. Karena spicy mereka mengikuti standar orangtua koloni mereka yaitu Spanyol dan Amerika, tidak mengikuti standar ASEAN. Sementara adobo sendiri adalah masak kecap, agak jarang memang di Indonesia melihat hasil laut dimasak kecap, tetapi kalau di Filipina semua bisa dimasak kecap! Ayam, ikan, sapi, babi, kecapin aja! Voila jadilah adobo! 


Beruntung bisa mencicipi kue-kue lokal di Earth. Di hotel Mandarin Plaza mereka lebih menawarkan produk buah ketimbang pastry lokal. Berikut nama-nama kue lokal yang di atas (ki-ka): karot pandesal, cherry cupcake, keso ensaymada. Bawah (ki-ka): cherry danish, puto kutsinta. Karot pandesal berisi wortel dan sayur lain seperti risol namun dalam bentuk roti. Keso ensyamada bisa diartikan gulungan keju, roti ini bertekstur kenyal dengan krim serta keju mengelilingi, rasanya manis. Puto kutsinta memiliki rasa seperti kue mangkok, namun dengan tekstur yang lebih lembek dengan rasa kelapa yang kental.


Sekian petualangan makan saya di Filipina. Semoga bisa kembali lagi ke negara ini terutama bagian utara atau selatan yang belum dijelajahi.

-----

Earth, Solea Mactan Resort

Juan Wahing Street, Cordova, Cebu

-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:


Tagged: , , , , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Post a Comment