Tuesday, September 29, 2015


Kuliner pantura yang satu ini pantas untuk didengungkan. Saya yakin, banyak yang belum mengenal jamu jun. Karena saya sendiri baru tahu ketika dipandu berkuliner di Semarang. Untuk asalnya sendiri Mbak Lis mengaku bahwa jamu jun yang dia buat berasal dari Demak dan terkadang disebut jamu coro namun ada pula yang mengatakan bahwa jamu jun merupakan kuliner dari Jepara dan Semarang. Untuk amannya sebut saja kuliner ini dari Pantura Jawa Tengah.


Jadi, apa sih sebenarnya jamu jun itu? Jamu jun bukanlah jamu yang biasa seperti kita minum. Jamu jun tidak pahit dan encer. Jamu jun kental dan manis. Persamaannya? Sama-sama herbal dan bermanfaat untuk tubuh. Jamu jun kental karena terbuat dari tepung beras dengan rempah merica, serai, kayu manis serta gula merah agar manis. Jamu jun di Mbak Lis menggunakan tambahan permen jahe, namun di beberapa tempat lain ada juga yang menggunakan jenang krasikan sebagai pengganti permen jahe.


Perpaduan dari bahan tersebut membuat jamu jun terasa pedas manis. Jamu jun cocok buat malam hari yang dingin untuk menghangatkan badan. Semoga semakin terkenal di luar daerah Jawa Tengah!

-----

Jamu Jun Mbak Lis

Pasar Semawis, Semarang

Jamu Jun: 5k
-----

Lebih dekat dengan hungerranger, follow:

Tagged: , , , , , , , , , , , , , ,

0 komentar:

Post a Comment